Loading...
Nasional

Waspada Isu Menyesatkan Soal Demonstrasi 4 November 2016

Aksi besar membela Alquran pada Jumat (4/11) ini direncakan tidak hanya akan diikuti oleh ulama dan ratusan ribu orang. Tokoh nasional dan tokoh lintas agama dikabarkan juga akan ikut hadir.

Demonstras/ilustrasi



kabarin.co – Saat ini berkembang isu di tengah masyarakat bahwa aksi menuntut penegakan supremasi hukum atas dugaan penistaan agama yang akan digelar pada tanggal 4 November telah ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan politik tertentu.

Padahal satu-satunya yang menunggangi aksi itu adalah kepentingan umat dan bangsa yang ingin menyalurkan aspirasinya dengan cara yang dijamin oleh konstitusi, demikian menurut Wakil Ketua Komite III DPD Fahira idris.

Fahira mengatakan saat ini banyak penggembosan dan isu-isu yang menyesatkan dengan tujuan melemahkan aksi 4 November. Mulai dari sentimen SARA, ditunggangi kepentingan politik tertentu, sampai diyakini akan berlangsung ricuh.

Aksi besar membela Alquran pada Jumat (4/11) ini direncakan tidak hanya akan dihadiri oleh ulama dan ratusan ribu orang. Tokoh nasional dan tokoh lintas agama dikabarkan juga akan ikut hadir.

Hal itu menunjukkan gerakan itu murni sebagai dukungan rakyat kepada negara agar tegas dalam menegakkan hukum. Tidak ada hubungannya dengan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), pilkada, apalagi berniat memecah persatuan bangsa.

“Aksi ini ingin memberi pesan kepada penguasa negeri bahwa rakyat masih percaya bahwa hukum adalah satu-satu cara yang paling adil dalam menyelesaikan dugaan penistaan agama,” kata Fahira.

Aksi 4 November akan dimulai dengan shalat Jumat di masjid Istiqlal dan masjid sekitarnya. Lalu dilanjutkan dengan longmarch ke Istana Negara untuk menyuarakan tuntutan kepada negara agar Ahok segera diproses secara hukum dengan seadil-adilnya.

Sementara itu Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman mengatakan gerakan 4 November 2016 murni merupakan sebuah gerakan dari masyarakat yang menuntut pemerintah untuk segera mengambil langkah hukum terhadap kasus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

“Saudara Basuki sudah meminta maaf, secara etis saya memujinya tapi secara yuridis tetap harus diproses. Kami menginginkan dan mendesak pihak hukum untuk memproses,” ucap Sohibul Iman dalam keterangan tertulis, Rabu (2/11). (mfs)

Baca juga:








loading...

Tanggapi Demo 4 November SBY: Ahok Harus Diroses dan Jangan Sampai Dianggap Kebal Hukum

Demo 4 November, Bandara Soekarno-Hatta Status Siaga

Maklumat Kapolda Metro Jaya Terkait Aksi Bela Islam 4 November 2016

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top