Loading...
KabarMiliter

Wanita Maki Ibu Arteria Sepupu Mantan Dandim Jakarta, Dinilai Terbiasa Pakai Fasilitas TNI

Anggiat Pasaribu di dalam mobil dinas TNI. (Kabarin/Istimewa)

Kabarin.co, Jakarta – Akhirnya terungkap identitas wanita yang memaki-maki ibu Arteria Dahlan di Bandara Soekarno Hatta.

Nama wanita itu Anggiat Pasaribu, sepupu mantan Dandim Jakarta Pusat, Brigjen TNI Moch Zamromi, yang kini bertugas di Badan Intelejen Negara (BIN).

Semua ini terkuak ketika Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo ditelepon seorang pria bernama Zamroni. Dengan maksdu ingin bertemu Arteria Dahlan, dan minta maaf.

Baca Juga  Satgas Yonarmed 6 Kostrad Bersama Masyarakat Bersihkan Sampah Pasca Gempa dan Tsunami di Boya Donggala

Penglima TNI, Jenderal Andila Perkasa rencana menelusuri kasus tersebut, agar jenderal dan wanita yang membentak ibu Arteria Dahlan bisa ditindaklanjuti.

Dikatakan Andika, Danpuspom sudah bergerak menelusuri siapa saja yang berada dalam video yang mengaku anak jenderal TNI tersebut.

“Kita telusuri pihak-pihak yang berada di video itu, dan komandan pusat polisi militer sudah langsung mulai tadi malam melakukan penelusuran,” jelas Andika, Selasa (23/11).

Baca Juga  Komitmen Kodim Demak Yang Tergabung Dalam Satgas Saber Pungli

Kendati begitu, kata Andika, ia menegaskan bagi anggota TNI pihaknya hanya memproses hukum anggota militer. Sementara di luar militer masuk ke ranah peradilan umum.

Sementara pengamat militer, menilai Anggiat Pasaribu sering dan terbiasa menyalahgunakan fasilitas jenderal TNI milik kerabatnya itu.

Dengan menggunakan fasilitas TNI itu, muncul superioritas Anggiat Pasaribu seperti peristiwa di Bandara Seokarno Hatta dua hari lalu.

“Setahu saya, keluarga TNI itu tidak mudah pakai mobil dinas suami kecuali ada kaitan dengan dinas,” kata pengamat, Connie Rahakundini Bakrie.

Baca Juga  Empat Tahun Tak Jadi-jadi, DPD RI Desak Percepatan Pembebasan Lahan Tol

Menurutnya, sesuai aturannya, mobil dinas hanya digunakan oleh personel TNI untuk kebutuhan dinas. Selain itu, mobil dinas TNI tidak boleh disopiri warga sipil.

“Kalau kita lihat di video bahkan ada asprinya juga. Jadi pertanyaan, dia ini kok bisa pakai perangkat dinas (TNI),” ujarnya.

Loading...

Terpopuler

To Top