Loading...
KabarUtama

Update: 11 Orang Korban Gempa Meninggal, 5 Hilang. Pencarian Terus Dilakukan

Pencarian korban hilang akibat galodo malampah.

Kabarin.co, Pasaman-Pasca hari kelima gempa Pasaman Barat, total 11 orang warga dinyatakan meninggal.

Korban meninggal itu 5 orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 6 orang di Kabupaten Pasaman.

Dua kabupeten itu paling parah terkena dampak gempa. Ratusan rumah rusak dan ribuan jiwa diungsikan.

Sekretaris Kabupaten Pasaman Maraondak menyebut, di Pasaman jumlah warga yang meninggal sebanyak 6 orang dan 5  lainnya masih hilang.

Lima warga hilanh itu diduga tertimbun galodo pascagempa.<span;> Informasinya, saat itu mereka sedang berkerja menggarap ladang. Posisi ladang tepat dilalui galodo.

Saat ini Pemkab Pasaman telah mendirikan 5 titik posko pengungsian. Data sementara, pengungsi yang tercatat 4.407 jiwa atau berjumlah 1.047 KK.

Saat ini masih ada kampung yang belum terdata, yakni ladang Rimbo, Guguang. Jika terdata keseluruhan berkemungkinan pengungsi mencapai 5.000 jiwa

Untuk korban luka berat 5 orang dan luka ringan 36 orang. Luka berat dirujuk ke RSUD Jambak, Simpang Ampek, dan luka ringan diobati di Puskesmas Ladangpanjang, Kecamatan Tigonagari.

Sementara itu, Bupati Pasaman Benny Utama mengatakan, masa tanggap darurat dinyatakan 14 hari pasca bencana.

Sementara itu, di Kabupaten Pasaman Barat, korban gempa meninggal kembali bertambah. Hingga, Senin (28/2) tercacat sudah lima orang meninggal dunia. Rinciannya yakni Asri Dewi Lestari, 23, warga Jorong Limpato, kondisi sedang hamil 6 bulan. Habil 1,5, warga Jorong Limpato. Neni Herawati, 47, Jorong Limpato, Yasnismar, 73, warga Jorong Pasa Lamo Nagari Kajai KecamatanTalamau, Lawiyaj, 70, warga Kampuang Pasia Nagari Kajai, Kecamatan Talamau meninggal saat di rawat di RS Ibnusina Simpang 4 Pasaman Barat.

Sementara itu, korban luka berat sebanyak  22 orang dirujuk  ke RSUP M Djamil Padang. Untuk Luka sedang dan luka ringan sebanyak 42 orang dirujuk 5 orang ke RS Yarsi Simpang Empat Pasaman Barat.

Plt Kalaksa BPBD Pasbar Azhar membenarkan ada satu korban lagi yang meninggal dunia. Korban sempat dirawat di RS Ibnusina Simpang Empat dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.(*)

Loading...

Terpopuler


To Top