Loading...
KabarEkonomi

Tingkatkan Efisiensi, PLN Akan Akuisisi Pertamina Geothermal Energy




kabarin.co – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero berencana akuisisi anak usaha PT Pertamina (Persero) di bidang pengembanganan panas bumi yakni PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Direktur utama PT PLN Sofyan Basyir mengatakan, akuisisi tersebut bertujuan untuk menurunkan biaya pokok produksi (BPP) panas bumi sebagai salah satu bahan bakar pembangkit listrik.

Namun Sofyan tidak menyebutkan berapa potensi penurunan BPP panas bumi dengan adanya akuisisi tersebut.

“Ya turun pasti, nanti untuk biaya panas bumi ini Insya Allah jadi turun biayanya,” ujarnya saat ditemui, di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Jumat (12/8/2016).

“Manfaatnya juga jadi lebih efisien. Dulu uapnya dari Pertamina, habis itu baru dibeli oleh PLN. Nah kalau jadi anak usaha kan, ambil uap langsung dijadikan listrik,” lanjutnya.

Peringati HUT RI ke 71, PLN Gratiskan Biaya Pasang Meteran Baru

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan menggratiskan biaya pemasangan meteran baru bagi masyarakat tidak mampu dalam rangka memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia ke 71.

Program gratis pemasangan meteran listrik ini rencananya akan dinikmati hingga 2.000 rumah tangga miskin di seluruh Indonesia.

“Kami akan membebaskan biaya meteran atau biaya penyambungan untuk masyarakat miskin yang tidak mampu,” ujar Direktur Utama PLN, Sofyan Basir di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Meski tidak menyebutkan secara rinci klasifikasi rumah tangga miskin seperti apa yang dimaksud, namun program ini dipercaya akan mendukung peningkatan dan pemerataan eletrifikasi nasional.

Rencana menggratiskan biaya pemasangan meteran listrik ini bukan tanpa alasan, menurut Sofyan, masyarakat dalam kategori miskin umumnya tidak mampu membayar biaya pemasangan listrik, mereka hanya mampu membayar listrik perbulan di kisaran Rp 25.000.








loading...

“Kalau bayar listrik Rp 25.000 per bulan mereka mampu, tapi untuk biaya pemasangan meteran Rp 450.000 ribu sampai Rp 600.000 banyak yang tidak sanggup,” tandas Sofyan.

Sekadar informasi berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) rasio eletrifikasi Indonesia saat ini sebesar 90,15 persen. Pada 2017 ditargetkan mencapai 92,75 persen dan hingga 2019 ditargetkan mencapai 97,35 persen. (kom)

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top