Loading...
Kriminal

Tidak Puas Saat Berhubungan Seks Suami Mengamuk, Ini Alasan Istrinya



kabarin.co – Hubungan seksual sejatinya dilakukan atas dasar suka sama suka, yang mempunyai kesepakatan atas pria dan wanita.

Jika ada pemaksaan dalam berhubungan seksual, itu berarti namanya pemerkosaan, dan hal inipun terkadang terjadi dalam sebuah pernikahan.

Tidak Puas Saat Berhubungan Seks Suami Mengamuk, Ini Alasan Istrinya

Peristiwa seperti ini terjadi di Taman Impiana, Pengkalan Chepa, Malaysia pada 22 Juli silam.

Seorang pedagang emas memukuli istrinya karena sang istri tidak bisa memuaskannya di ranjang.

Istri yang merupakan asisten di sekolah TK, terpaksa menolak keinginan suaminya itu karena sedang mengalami datang bulan alias menstruasi.

Peristiwa mengerikan terjadi di rumah pasutri tersebut pada pukul 07.00 pagi waktu setempat.

Sejatinya pasutri tersebut telah menikah selama 19 tahun dan memiliki dua anak.

Sebelumnya, mereka pernah mengalami situasi serupa, sang suami memukuli istrinya hingga mengalami luka di sekujur tubuh.

Bahkan, wajah dan lengan sang istri tidak luput dari penganiayaan yang dilakukan suaminya.

Gara-gara masalah ini, mereka mengalami dua kali perceraian.









loading...

Namun, kini mereka rujuk kembali, itu artinya mereka menikah selama tiga kali.

Pada 28 Juli, sang suami menghadapi dakwaan di sidang pengadilan.

Dia didakwa dengan pasar 375A untuk penganiayaan dan diancam 5 tahun penjara.

Tadinya sang suami mengaku bersalah, namun ketika diancam 5 tahun penjara, dia malah berbalik dan mengaku tidak melakukannya.

Tampaknya sang suami harus belajar biologi lagi, khususnya tentang area reproduksi karena wanita harus menghadapi menstruasi setiap 28 hari. (asp/trb)

Baca Juga:

Seorang Anak Berumur 14 Tahun Di Lampung Timur Diberi Minuman Keras Kemudian Diperkosa

Makin Intim, Nikita Willy Pamer Foto Mesra di Atas Ranjang Bareng Kekasih

Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Yuyun Remaja 14 Tahun, Mengundang Reaksi Gubernur Bengkulu

Polisi Bekuk 4 Pelaku Perkosaan Bermotif Balas Dendam

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top