Loading...
KabarUtama

Tanggap Bencana 8 DAS, BPBD Sumbar Uji Rencana Kontijensi Lintas Instansi

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur memberikan sambutan, Selasa (30/11). (Kabarin/Amuk)

Kabarin.co, Padang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar), tanggap atas kerawanan banjir dan banjir bandang.

Salah satunya, menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan Table Top Exercise dan Command Post Exercise Rencana Kontijensi Banjir/Banjir Bandang 8 DAS Provinsi Sumbar 2021.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur menyebutkan pelatihan ini sangat penting. Terutama dalam menghadapi situasi ketika terjadi bencana.

“Latihan ini penting, agar kita bisa tahu fungsi dan posisi kita saat terjadi bencana,” kata Rumainur usai membuka acara, Selasa (30/11).

Baca Juga  Kejagung: Perbuatan Ahok Memenuhi Unsur Pasal Penistaan Agama!

Menurutnya, latihan seperti ini harus diadakan setiap tahun, sebab pejabat seksi pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD di daerah berganti atau pensiun setiap tahunnya.

Selain itu, Table Top Exercise dan Command Post Exercise dilakukan, agar Tim Reaksi Cepat (TRC) bisa menjalankan fungsinya saat terjun ke lapangan apabila terjadi bencana.

“Jadi TRC BPBD ini beda, tugasnya mendata, seperi luas bencana, dampak bencana, yang dibutuhkan, dan lainnya,” ujarnya.

Sementara Plh Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumbar, Indra Veri menambahkan, pelatihan ini melibatkan semua unsur lembaga untuk meningkatkan koordinasi.

Baca Juga  Pidato Ahok Di Pulau Seribu Hina Semua Umat Islam Didunia

Apalagi, kata Indra, wilayah Sumbar 50 persen berbukit dan lereng, serta ada 200 aliran sungai. Dengan demikian, Sumbar sangat rentan terjadinya banjir dan banjir bandang.

“Pelatihan ini melibatkan semua unsur instansi, baik TNI, Polri, Damkar, Basarnas, PMI, Dinsos, Satpol PP, BPBD provinsi, BPBD kabupaten dan kota,” sebutnya.

Dikatakan Indra, ada 8 Daerah Aliran Sungai (DAS) disimulasikan. Mulai dari DAS Aru (Arau), DAS Lembang, DAS Gasan, DAS Mahat, DAS Sinamar, DAS Tarusan, DAS Pasaman, dan DAS Antokan.

Dalam pelatihan ini, akan dipelajari antisipasi respon awal penanggulangan bencana banjir, pemantauan DAS yang terjadi banjir, pemantauan titik aliran sungai, jumlah terdampak, dan lainnya.

Baca Juga  Habib Rizieq: Aksi Lanjutan Bela Islam Terjadi Jika Ahok Dilindungi

Kemudian, pelatihan ini sasarannya melihat tanggungjawab pemerintah kabupaten/kota yang terdampak DAS. Kemudian praktik evakuasi korban, dan upaya pemulihan.

“Jadi pelatihan ini meningkatkan kesiapsiagaan, dan koordinasi kita. Minimal untuk mengurasi risiko ketika terjadi bencana,” jelasnya.

Diketahui, kegiatan Table Top Exercise dan Command Post Exercise dilaksanakan selama empat hari, sejak 30 November 2021 hingg 3 Desember 2021 mendatang, di Kota Padang. (*)

Loading...

Terpopuler

To Top