Loading...
Berita

Tahanan Kasus Pembunuhan Kabur Dari Lapas Painan




Painan,Kabarin,co – Tahanan Kasus Pembunuhan Kabur dari Rutan

Satu orang tahanan kasus pembunuhan inisial R, 30, melarikan diri
dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Selasa (27/4) sekitar pukul 13.30.Tahanan itu kabur dengan cara memanjat dinding pagar rutan setinggi 4 meter yang sudah dipasangi kawat berduri.

“Ya, kejadiannya begitu cepat. Akan tetapi petugas berusaha melakukan pengejaran, namun belum berhasil. Kami akan terus melakukan pencarian tahanan yang melarikan diri tersebut,” tegasnya Kepala Rutan Kelas II B Painan, Fajar Ferdinan, di ruang kerjanya kemarin (27/4).

Saat ini pihak telah berkoordinasi dengan Polres Pesisir Selatan untuk mencari keberadaan tahanan tersebut. Kemudian hal itu juga telah dilaporkan ke Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat. Fajar mengungkapkan, bahwa tahanan melarikan diri itu ancaman hukumannya di atas 20 tahun penjara.

Agar kejadian serupa tidak terulang, pihaknya kini terus meningkatkan pengawasan dan penjagaan terhadap tahanan, serta juga terhadap narapidana penghuni Rutan Kelas II B Painan tersebut,

Upaya yang dilakukan antara lain, melakukan patroli kontrol blok dan menambah kawat berduri pengamanan tembok bangunan Rutan Kelas II B Painan.Ya, kontrol blok akan kita tingkatkan lagi, termasuk bagi pengunjung ke Rutan Kelas IIB Painan,” tandasnya.

Disebutkannya bahwa kapasitas tampung rutan tersebut hanya 36 orang, sementara jumlah tahanan sekarang ada sebanyak 107 orang dengan jumlah petugas jaga hanya 3 orang per regu, dari total petugas lapas sebanyak 31 orang.

Karena kondisi petugas yang ada di Rutan Kelas II B Painan tidak sebanding dengan jumlah tahanan, termasuk jumlah ruang tahanan itu sendiri, oleh karena itu, pihaknya menekankan kepada anggota jaga agar terus melakukan kontrol blok.

Bahkan, setiap lorong dan kamar tahanan juga tidak luput dari pengecekan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya barang-barang yang bisa membahayakan seperti pisau dan lain sebagainya.

“Ke depan kita sangat membutuhkan penambahan petugas dan camera CCTV,” katanya.








loading...

Meski di tengah keterbatasan jumlah personel penjagaan, pihaknya tetap terus meningkatkan pengamanan terhadap warga binaannya.

Selanjutnya, rutan juga berupaya melakukan pembinaan pada napi dan tahanan seperti merutinkan shalat berjamaah, dan kegiatan shalat tarawih berjamaah di bulan Ramadhan. Lalu memberikan pelatihan seperti menjahit, membuat cenderamata dan lainnya. (Nando)

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top