Loading...
KabarUtama

Survei Yang Dilaksanakan Oleh CSIS Menyatakan Kepuasan Masyarakat Atas Kinerja Jokowi Meningkat

Cp: news.okezone.com



kabarin.co – JAKARTA, Survei yang dilaksanakan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menyatakan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meningkat dari 50,6 persen selama 2015 menjadi 60,5 persen Tahun 2016.

“Publik menganggap kinerja Presiden Jokowi jauh membaik dibandingkan survei kami tahun lalu,” ujar Direktur Eksekutif CSIS, Philips Vermonte dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Kenaikan signifikan sebesar 15,9 persen itu dipengaruhi tingginya optimisme masyarakat terhadap kemampuan pemerintah mewujudkan masa depan Indonesia lebih baik.

Kepuasan tertinggi terhadap pemerintahan Presiden Jokowi tampak pada bidang maritim sebesar 63,9 persen, disusul bidang hukum sebesar 62,1 persen, dan politik sebesar 53 persen.

Sementara itu, sektor ekonomi masih menjadi tantangan bagi pemerintah karena tingkat kepuasan publik belum menyentuh angka 50 persen, baru sebesar 48,8 persen.

“Tantangan yang dihadapi yakni lemahnya keyakinan publik terhadap kemampuan pemerintah menaikkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 s.d. 7 persen dan menumbuhkan iklim investasi,” kata Philips.

Berdasarkan demografi, CSIS menemukan bahwa masyarakat yang berada di perdesaan, tinggal di Pulau Jawa, dan berjenis kelamin laki-laki lebih puas terhadap kinerja pemerintahan. Tingkat kepuasan penduduk yang berpendidikan dan berpendapatan rendah terhadap pemerintah juga lebih tinggi.

“Hal ini menunjukkan bahwa basis pendukung Presiden Jokowi adalah masyarakat perdesaan di Pulau Jawa yang tingkat pendidikan dan pendapatannya rendah,” kata Philips.

Survei CSIS dilakukan terhadap 1.000 responden yang telah memiliki hak pilih dalam pemilu dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Survei ini memiliki margin error 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Penarikan sampel dilakukan secara acak menggunakan sistem acak dengan mempertimbangkan proporsi jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi, serta memperhatikan karakter wilayah perkotaan dan perdesaan.(okz)








loading...

Baca juga:

Jokowi Marah Atas Durasi Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan

Bagaimana Pandangan Jokowi Dan Duterte Tentang Eksekusi Mati Mary Jane

Jokowi Resmikan New Priok Container Terminal (NPCT) 1 Kalibaru Pagi Ini

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top