Loading...
Nasional

Surati PN Jakut soal Sidang Ahok, Kapolda: Cuma Saran




kabarin.co – Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan menyatakan, surat permintaan penudaan sidang perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Baduki Tjahaja Purnama Alias Ahok, diterbitkan atas pertimbangan keamanan.

Iriawan mengakui pihaknya mengirimkan surat permintaan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk menunda sidang perkara dugaan penodaan agama oleh Ahok yang digelar pada Selasa (11/4/2017).  Surat itu berupa saran yang diberikan Polda Metro pada PN Jakarta Utara.

Surati PN Jakut soal Sidang Ahok, Kapolda: Cuma Saran 

Kan’ sekarang mengarah kepada putaran kedua. Jadi saran saya, kalau mau dilaksanakan tidak masalah. Oke ya cuma saran, kan’ namanya saran, boleh dong,” ujar Iriawan di markas Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (7/4/2017).

Iriawan tak mempersoalkan, jika sarannya ditolak oleh PN Jakut. Hingga saat ini, pihaknya belum mendapat jawaban atas saran tersebut dari pihak PN Jakarta Utara.

“Belum tahu, coba saja tanya ke sana (PN Jakarta Utara) ya,” ujar Iriawan.

Surat diajukan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan alasan kepentingan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta akan dilaksanakan pengamanan Pilgub DKI putaran kedua.

Permintaan tertuang dalam surat resmi Polda Metro Jaya yang diterima wartawan pada Kamis (6/4/2017). Surat itu ditandatangani oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan dan dikeluarkan pada Selasa (4/4/2017).

“Di mana perkuatan pasukan Polri dan TNI akan dikerahkan semua, maka disarankan kepada Ketua agar Sidang dengan Agenda Tuntutan Perkara Dugaan Penistaan Agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk ditunda setelah tahap pemungutan suara Pilkada DKI putaran kedua,” tulis isi surat tersebut.

Selain proses hukum Ahok yang diminta untuk ditunda. Polda Metro Jaya juga menginformasikan, proses penyelidikan terhadap laporan polisi yang menyeret nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga, Anies Baswedan serta Sandiaga Uno, juga ditunda hingga pemungutan suara Pilgub DKI putaran kedua selesai dilaksanakan.

Berkaitan dengan hal tersebut diinformasikan bahwa proses hukum terhadap terlapor Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, baik pemanggilan dan pemeriksaan oleh penyidik Polri, ditunda pelaksanaannya setelah tahap tahap pemungutan suara Pemilukada DKI Putaran II,” tulis surat tersebut.








loading...

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jakarta Waluyo membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima surat tersebut pada Rabu (5/4/2017).

“Sudah diterima pada 5 April,” ujar Waluyo saat dikonfirmasi, Kamis (6/4/2017). (epr/trb)

Baca Juga:

Polda Metro Jaya Minta Sidang Pembacaan Tuntutan Ahok Ditunda

Soal Penundaan Sidang Ahok, IPW Nilai Kapolda Metro Jaya Lakukan Intervensi Hukum dan Terlibat Politik Praktis

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top