Loading...
KabarEkonomi

Sri Mulyani Usul Iuran BPJS Kesehatan Naik 2 Kali Lipat




kabarin.co – Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas mandiri 1 naik 100 persen mulai 1 Januari 2020 mendatang. Dengan kenaikan ini, peserta yang tadinya membayar iuran Rp80 ribu akan naik menjadi Rp160 ribu per orang per bulan.

Untuk peserta kelas mandiri II, mereka usul agar iuran dinaikkan dari Rp59 ribu per bulan menjadi Rp110 ribu. Sementara, peserta kelas mandiri III dinaikkan Rp16.500 dari Rp25.500 per bulan menjadi Rp42 ribu per peserta.

Sri Mulyani Usul Iuran BPJS Kesehatan Naik 2 Kali Lipat

Sri Mulyani menyatakan kenaikan iuran ini akan membuat kinerja keuangan BPJS Kesehatan semakin sehat. Hitungannya, kalau kenaikan iuran dilakukan sesuai usulan Kementerian Keuangan dan mulai diberlakukan 1 Januari 2019, kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang selama ini defisit bisa berbalik menjadi surplus Rp17,2 triliun.

“Nah surplus itu bisa menutup defisit pada 2019. Pada tahun ini prediksi defisitnya Rp14 triliun. Sudah ditutup pun masih surplus,” ucap Sri Mulyani, Selasa (27/8)..

Artinya, BPJS Kesehatan berpotensi meraup keuntungan Rp3,2 triliun tahun depan setelah dikurangi perkiraan defisit pada 2019 yang sebesar Rp14 triliun. Tapi, Sri Mulyani  belum menyebutkan dampak kenaikan iuran tersebut terhadap penurunan peserta.

Sementara itu, ia mengatakan bahwa kenaikan iuran ini juga akan sejalan dengan penambahan beban BPJS Kesehatan untuk membayar rawat inap. Oleh karena itu, Sri Mulyani memperkirakan surplus lembaga itu semakin berkurang pada 2021-2023.

“Surplus pada 2021 diperkirakan Rp11,59 triliun, kemudian 2022 sebesar Rp8 triliun, dan 2023 hanya Rp4,1 triliun. Ini karena jumlah utilisasi meningkat,” jelasnya.

Usulan Sri Mulyani bisa dibilang lebih tinggi dibandingkan dengan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Kelas mandiri I hanya diusulkan naik Rp40 ribu per bulan menjadi Rp120 ribu per bulan.

Kemudian, kelas mandiri II naik Rp24 ribu menjadi Rp75 ribu per bulan. Sementara, usulan untuk kelas mandiri III sama, yakni menjadi Rp42 ribu per bulan. (epr/cnn)

Baca Juga:








loading...

BPJS Ketenagakerjaan Batal Kerek Iuran Pensiun Tahun Ini

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan Perkeso Malaysia

KPR BPJS Ketenagakerjaan Terealisasikan di Triwulan II

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top