Loading...
Nasional

Setya Novanto Laporkan Penyebar Meme Fotonya Ketika Sakit di RS ke Bareskrim



kabarin.co – Jakarta, Ketua DPR RI Setya Novanto melaporkan sejumlah akun Instagram yang menyebarkan meme foto dirinya ketika tengah sakit di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Laporan itu berisi tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

Kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi, mengaku ada 60 gambar meme yang diserahkannya kepada polisi untuk dijadikan barang bukti. Meme itu disebut Yunadi didapatkan dari media sosial.

Setya Novanto Laporkan Penyebar Meme Fotonya Ketika Sakit di RS ke Bareskrim

“Kita melaporkan adanya suatu penghinaan dan pencemaran nama baik melalui meme yang sekarang beredar di mana-mana. Ada sekitar 60-an,” kata Fredrich di gedung Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim, Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017).

Meme yang dimaksud Fredrich adalah foto ketika Setya Novanto terbaring di ranjang RS Premier Jatinegara. Fredrich menyebut Novanto merasa terganggu oleh sebaran foto yang diedit sedemikian rupa menjadi memetersebut.

“Meskipun dia sekarang ada masalah hukum, kan tidak berarti beliau itu salah. Apalagi kalau dengan caranya menyebarkan foto-foto yang diedit sedemikian rupa, ini kan akhirnya memberikan pendidikan negatif pada masyarakat. Orang yang tidak tahu apa-apa bisa jadi ikut membenci,” sambung Fredrich.

Laporan bernomor LP/1032/X/2017/BARESKRIM ini telah masuk ke kepolisian sejak 10 Oktober lalu dengan pelapor Yudha Pandu, salah satu anggota tim kuasa hukum Novanto.

Terkait laporan tersebut, polisi pun sudah menindaklanjutinya dengan menangkap 1 orang yang diduga menyebarkan meme itu. Polisi menyebut pelaku berinisial DN itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami lakukan pengejaran terhadap beberapa akun-akun yang dilaporkan, ada beberapa, tidak perlu disebutkan. Di dalam 1 laporan itu ada beberapa (akun) yang dilaporkan, tapi tidak usah disebutkan,” ucap Kasubdit 2 Siber Bareskrim Mabes Polri Kombes Asep Safrudin di lokasi yang sama.

DN ditangkap di kediamannya di daerah Tangerang pada Selasa (31/10) pukul 22.30 WIB. Barang bukti yang dibawa serta adalah satu tablet Samsung, satu SIM card Simpati, dan satu memory card. Ia dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 1 UU ITE tentang Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik serta Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.

“Masih ada beberapa yang kita lakukan pengejaran. Saya tidak usah sebutkan di mana lokasinya dan apa akun-akunnya,” ucap Asep.









loading...

Dari pemeriksaan awal, menurut Asep, DN mengaku motifnya pribadi. Asep menyebut tidak ada motif sebagai orang suruhan atau bayaran terhadap DN.

“Sampai sekarang masih kita dalami terus, walaupun keterangan sementaranya yang bersangkutan menyampaikan hanya iseng,” pungkas Asep. (epr/det)

Baca Juga:

Beredar Foto Setya Novanto Terbaring di Rumah Sakit, Netizen Temukan 7 Kejanggalan Ini

Kuasa Hukum Setya Novanto Ancam Polisikan KPK Jika Buat Sprindik Baru

RS Premier: Setya Novanto Sudah Pulang

7 Kasus yang Bikin Setya Novanto Disebut ‘Sakti’

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top