Loading...
Nasional

Setya Novanto Kepergok Makan di Restoran Padang, Ini Tanggapan KPK




kabarin.co – Jakarta, Terpidana kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto ( Setnov) diduga siang kemarin tampak berada di sebuah restoran padang dekat Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief, menyatakan bahwa Setnov saat ini sudah dibawah kewenangan Lapas Sukamiskin dan Ditjen Pemasyarakatan. Karena, Setnov telah divonis bersalah oleh Pengadilan dan telah dieksekusi ke Lapas Sukamiskin.

Setya Novanto Kepergok Makan di Restoran Padang, Ini Tanggapan KPK

“‎Tolong coba tanyakan ke pak kalapas dan Ibu Dirjen PAS‎,” kata Syarief di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Meskipun demikian, Syarief berharap kepada para terpidana kasus korupsi yang telah divonis bersalah agar menjalani hukuman sesuai aturan yang berlaku. Ia menuturkan, pihaknya juga akan mengadakan diskusi terkait tata kelola pembenahan lapas, dalam waktu dekat.

“Kita berharap yang ada di lapas jalani hukuman dengan tertib. Kedua, tata kelola lapas lebih baik lagi. Nanti ada diskusi tentang lapas di sini besok, nanti ada dari litbang KPK,” katanya.

Sebelumnya, Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto mengakui pihaknya memang telah memberikan izin Setya Novanto untuk menjalani perawatan dan tindakan medis di RSPAD, Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

“Memang benar Saudara Setnov sekarang berada di RSPAD Gatot Subroto, melaksanakan perawatan dan tindakan medis dengan diagnosa,” kata Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto.

Tejo menjelaskan, tindakan medis yang dilakukan Lapas Sukamiskin untuk melarikan Setnov ke RSPAD Gatot Subroto berdasarkan hasil diagnosa tim dokter. Berdasarkan hasil diagnosa tim dokter yang dibeberkan oleh Tejo, Setnov menderita sejumlah penyakit.

Penyakit yang diderita mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut diantaranya yakni, Chronis Kidney Disease (CKD) atau gagal ginjal kronis‎, vertigo, serta Coronary Artery Disease (CAD) atau kelainan pada pembuluh darah di bagian jantung.

“Diagnosanya CKD, CAD, DM Tipe 2, Vertigo, Radikulopati L4-5. Itu bahasa kedokteran,” terangnya.








loading...

Dia mengatakan sebelum Setnov dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, mantan Ketum DPR RI tersebut sudah sempat diperiksa oleh tim dokter di Lapas Sukamiskin dan salah satu RS Bandung. Hasilnya, harus dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto.

Selain itu, Tejo menegaskan bahwa Setnov dikawal oleh petugas dari Lapas Sukamiskin dan pihak Kepolisian saat menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Subroto.

“Sudah melakukan pemeriksaan di Lapas Sukamiskin dan RS di Bandung. Iya (dikawal) dari petugas Lapas dan pihak kepolisian,” pungkasnya.

‎Setnov sendiri telah divonis bersalah karena terlibat dalam perkara korupsi proyek e-KTP. Oleh pihak Pengadilan, Setnov divonis 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Tak hanya itu, Setnov juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar USD7,3 juta serta dicabut hak politiknya selama lima tahun setelah menjalani pidana pokoknya. (epr/oke)

Baca Juga:

Disidak Ombudsman, Ini Penampakan Sel Setya Novanto di Sukamiskin, Ada yang Janggal?

Soal Sel Mewah Setya Novanto, Ketua MPR: Narapidana Punya Hak

Setya Novanto Ngaku Miliki Data untuk Jerat Para Penikmat Uang Haram Century

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top