Loading...
KabarUtama

Setelah Terjadi Penyerangan Terhadap Polisi, Situs Kompolnas Dihack dengan Lagu Gugur Bunga



kabarin.co – Jakarta, Pagi tadi sekitar Pukul 07.00 WIB telah terjadi penyerang di pospol Cikokol, Tangerang oleh seorang pemuda yang menggunakan golok dan benda yang menyerupai bahan peledak. Kapolsek Tangerang Kompol Effendi dan 4 orang anggotanya menjadi korban.

Dari pantauan, Kamis (20/10/2016) pukul 10.20 WIB, situs resmi Kompolnas www.kompolnas.go.id tampaknya dihack. Saat dibuka, terdengar lagu ‘Gugur Bunga’ mengalun.

Di situs itu muncul lambang negara Indonesia Garuda Pancasila yang berubah menjadi warna merah darah dengan background warna hitam. Di bawahnya juga ada pesan yang dimunculkan oleh pelaku. Berikut ini isi pesannya:

kompolnas
Ketika garuda kembali terluka karena provokasi mahluk durjana..
Ketika semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” kembali terabaikan karena aksi oknum yang mengatasnamakan agama…
Ketika ayat ayat suci jadi bahan perdebatan oleh orang orang yang merasa memiliki surga..
Ketika perjuangan pahlawan kemerdekaan sudah dilupakan begitu saja oleh mereka yang merasa paling berjasa..

Tolong hentikan, tuan
Tolong hentikan kemunafikan ini, tuan…
Negaraku, bukan negara satu agama atau milik kelompok perusak adat budaya…

Dilihat kembali pukul 11.26 WIB, situs resmi Kompolnas nampak down. Kompolnas sepertinya tengah melakukan penanganan atas hacking tersebut.

“Website sedang dalam perbaikan. Kami akan kembali lagi secepatnya,” demikian tulisan di situs resmi Kompolnas.

Entah ada kaitannya atau tidak, namun pagi tadi Kapolsek Tangerang Kompol Effendi dan 4 orang anggotanya diserang saat bertugas di Pos Polisi Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang. Informasi yang diperoleh detikcom, pelaku penyerangan diketahui bernama Sultan Azianzah (22), warga Lebak Wangi, Kelurahan Sepatan, Tangerang.

Pelaku menyerang Kompol Effendi dan 4 orang anggotanya menggunakan golok dan benda diduga bahan peledak saat ditegur karena menempelkan stiker ISIS. Pelaku akhirnya dilumpuhkan dengan sejumlah tembakan. Dari tangan pelaku, polisi menyita beberapa benda, antara lain: 1 buah senjata tajam jenis pisau, 1 buah senjata tajam jenis badik, 1 buah sarung senjata tajam badik, 2 buah benda yang diduga bom pipa yang terletak di pinggir jalan dan di pinggir kali, 1 tas warna hitam, 1 buah sorban putih, serta 1 buah stiker yang menempel di Pos Lantas.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Martinus Sitompul menyebut, pelaku diduga pengikut ISIS. (epr/det)









loading...

Baca Juga:

Pospol di Cikokol Tangerang diserang Orang yang Diduga ISIS

Diduga Memberangkatkan WNI ke Suriah, Polisi Tangkap 4 Tersangka Agen ISIS di Indonesia

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top