Loading...
KabarSport

Reuni Pelatih dan Trio “Naga Mekes” di Stadion Agus Salim

Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra dan pemainnya Z. Abdul Gamal, akan menghadapi mantan timnya Semen Padang, Senin (12/12). (foto: MO SPFC)



Kabarin.co – Laga Semen Padang vs Mitra Kukar, Senin (12/12) di Stadion H. Agus Salim akan menjadi ajang reuni sejumlah pemain dari kedua tim. Tiga pemain Mitra Kukar, dan satu pemain Semen Padang akan bertarung melawan mantan timnya, dalam laga pekan ke-33 Indonesia Soccer Championship (ISC) A itu.

Tiga pemain Mitra Kukar yang akan melawan eks timnya adalah Hendra Adi Bayauw, Saepullah Maulana, dan Zuchrizul Abdul Gamal. Sedangkan pemain Semen Padang yang akan berjibaku melawan mantan timnya adalah Defri Rizky.

Abdul Gamal mengatakan, dalam laga nanti dia akan bersikap profesional , dan bertekad membawa timnya meraih angka. “Pastinya kita akan waspadai serangan Semen Padang yang memilki pemain-pemain yang memilki kecepatan, tapi kita optimis mendapat angka.”katanya.

Tak hanya pemain, pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra, selain akan pulang kampung juga punya misi membawa timnya mengalahkan Semen Padang, tim yang dilatihnya tahun 2012-2014.

Kedatangan ke Padang kali ini, Jafri mengungkapkan akan berusaha mencuri angka dari Semen Padang. Walau timnya baru saja mengalami kekalahan di kandang melawan Persipura Jayapura, tapi justru itu akan menjadi motivasi bagi pemainnya untuk bangkit.

“Yang jelas kita berusaha dapat angka, walaupun kita tahu Semen Padang punya motivasi tinggi memenangkan dua laga kandang mereka. Tapi anak-anak siap tempur dan bermain normal, walau nanti lapangan akan berat karena hujan.”katanya, saat konfrensi pers prematch, Minggu.

Dalam lawatan ke Padang, Mitra Kukar membawa 21 pemainnya, karena setelah tandang ke Semen Padang, skuad Naga Mekes akan menutup ISC A dengan pertandingan di kandang Persela Lamongan.

Uniknya, ini adalah kali kedua Jafri Sastra datang ke Stadion sebagai pelatih di ajang ISC A. Sebelumnya di pekan ketiga dia datang sebagai pelatih Persipura Jayapura, dan timnya mengalami kekalahan 0-2 dari Semen Padang dilaga tersebut.

“Tentu saja akan ada yang berbeda, karena saya membawa tim yang berbeda pula. Yang pasti Semen Padang tetaplah tim yang harus diwaspadai, mereka tim yang punya pemain dengan kemampuan merata dan bagus di laga kandang.”tutup pelatih berusia 51 tahun itu.(RMO)








loading...

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top