Loading...
KabarSport

Semen Padang Terima Keputusan Pengurangan Hukuman Jandia dan Sibi

Jandia Eka Putra, akhirnya mendapat pengurangan hukuman dari Komdis ISC. (foto: fourfourtwo)

Kabarin.co – Semen Padang boleh sedikit lega setelah dua pemainnya, Jandi Eka Putra dan Christover Sibi, urung menjalani sanksi enam bulan larangan bermain, menyusul keputusan terbaru komisi disiplin (Komdis) Indonesia Soccer Championship (ISC).

Berdasarkan keputusan terbaru Komdis ISC, seperti dilangsir goal.com, Jandia hanya menjalani sanksi larangan bermain di empat pertandingan mulai pekan kedelapan hingga ke-11. Sedangkan Christover menjalani sanksi lebih berat, yakni dilarang membela tim sebanyak sepuluh laga, atau absen hingga putaran pertama ISC A 2016 berakhir.

Terkait keputusan itu, pihak Semen Padang menerima keputusan Komdis tersebut. Keputusan akhir Komdis itu tertuang dalam surat Komdis nomor KD58-16062016 dan KD-59 16062016 tertanggal 16 Juni 2016 yang ditandatangani Ketua Komdis, Asep Edwin Firdaus.

Baca Juga  Catatan Manis Lionel Messi Di Piala Super Spanyol

Direktur Teknik Semen Padang FC Iskandar Z Lubis mengatakan hukuman itu dikurangi setelah pihaknya melakukan audiensi dengan Komdis. Awalnya, kedua pemain diputus 6 bulan larangan bertanding. “Tapi itu keputusan enam beluan itu sifatnya sementara. Usai bertanding, kami diundang untuk menyampaikan apa yang terjadi saat pertandingan,” ujarnya, seperti dikutip Klikpositif, Senin (12/6).

Iskandar yang baru menjabat Dirtek menggantikan Asdian itu mengatakan, Komdis sangat menghargai sikap kooperatif yang ditunjukkan manajemen Semen Padang FC. Dan, setelah mendengar penjelasan, maka Komdis memutus mengurangi hukuman kedua pemain ini.”Kita menerima keputusan Komdis. Ini juga jadi pembelajaran buat pemain-pemain kita,” ujarnya.

Baca Juga  Pingsan Saat Lawan Madiun Putra, Kondisi Kiper Persebaya Mulai membaik

Selain divonis larangan empat pertandingan, Jandia Jandia juga didenda Rp10 juta. Sedangkan untuk Manuel Sibi, Komdis memutus larangan bertanding sebanyak 10 laga dimulai dari pekan 8 sampai 17. Ia juga didenda Rp10 juta karena melakukan pelanggaran terhadap pasal 46 ayat (1) huruf (b) Kode Disiplin ISC.

Selain dua keputusan itu, dan sanksi laga usiran kepada Madura United FC, Komdis ISC juga menjatuhkan sanksi denda kepada Persija Jakarta dan PSM Makassar. Persija dijatuhkan sanksi denda Rp30 juta setelah penonton pertandingan kontra PS TNI pada 10 Juni menyalahkan cerawat, sehingga dianggap melanggar pasal 64 kode disiplin.

Baca Juga  Prestasi Buruk, Andre Rosiade Desak Manajer Semen Padang FC Mundur

Sementara PSM mendapatkan sanksi denda sebesar Rp20 juta, karena penonton laga melawan Arema Cronus menyorotkan laser ke wajah pemain Singo Edan.(RMO)

Loading...

Terpopuler


To Top