Loading...
Berita

Satgas 115 Tenggelamkan 175 Kapal Illegal Fishing

Penenggelaman kapal Illegal fishing

Foto: Dispenal


kabarin.co-Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal (illegal fishing) atau Satgas 115 telah berhasi menenggelamkan sebanyak 175 Kapal. Kapal-kapal tersebut ditenggelamkan selama periode bulan Oktober 2014 sampai dengan April 2016.

Catatan laporan ini diungkapkan pada saat rapat (monitoring dan evaluasi) pelaksanaan tugas pemberantasan illegal fishing, yang berlangsung selama tiga hari (22-24/05) di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Disebutkan bahwa ke 175 kapal yang telah ditenggelamkan Satgas 115 tersebut, tersebar di berbagai lokasi yaitu di Aceh sebanyak Aceh 5 Kapal Ikan Asing (KIA), Belawan 6 KIA dan 2 kapal ikan Indonesia (KII) , Batam 6 KIA, Pontianak 36 KIA dan 2 KII, Tanjung Balai Asahan 1 KIA, Ranai 22 KIA, Tarempa 12 KIA, Tarakan 20 KIA, Tahuna 2 KIA dan 6 k KII, Bitung 25 KIA dan 4 KII, Sorong 3 KIA, Ambon 2 KIA, dan di Pangandaran 1 KIA.

Pada kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas pemberantasan illegal fishing yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Arie H. Sembiring selaku Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Satgas 115, juga memaparkan beberapa pencapaian dalam mendukung Satgas 115, masing-masing disampaikan oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla), TNI, Direktorat (Polair) dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Demikian diberitakan Dispen TNI AL.

Kedepan sistem pengawasan di laut serta penegakan hukum makin bersinergi melalui pendekatan multi-door sehingga diharapkan dapat memberikan sanksi yang seadil-adilnya dan memberikan efek jera. Kondisi tersebut diharapkan akan menurunkan illegal fishing sampai pada suatu titik, Indonesia zero illegal fishing, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa melalui sumber daya laut khususnya perikanan.

Satuan Tugas 115 adalah Satuan Tugas (Satgas) yang dipimpin langsung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan dibantu oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Arie H. Sembiring selaku Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Satgas 115.

Satgas ini merupakan Satgas yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2015 yang merupakan tonggak pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing). Satgas 115 beranggotakan TNI AL bekerjasama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta beberapa institusi terkait.(mas)

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top