Loading...
Politik

Sanksi Arief Poyuono Akan Diproses Partai Terkait Isu “PKI dan Kadrun”




kabarin.co, Jakarta – Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman menegaskan pernyataan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono soal isu PKI diembuskan oleh kadrun, tidak mengatasnamakan partai.

Poyuono melontarkan pernyataan itu dalam sesi wawancara untuk akun YouTube Kanal Anak Bangsa. Video wawancaranya diunggah 15 Juni lalu, lalu memantik tagar #TenggelamkanGerindra di Twitter.

Sanksi Arief Poyuono Akan Diproses Partai Terkait Isu “PKI dan Kadrun”

“Terkait statement Bapak Arief Poyuono yang belakangan ini beredar. Saya perlu tegaskan bahwa statement tersebut sama sekali tidak mewakili Partai Gerindra dan tidak mengatasnamakan Gerindra,” kata dia melalui video yang diunggah di akun twitter resmi miliknya @Habiburokhman dan diakses, Rabu (17/6).

Kadrun adalah plesetan dari kadal gurun. Istilah ini muncul pada Pilpres 2019 lalu dan populer di media sosial.

Biasanya istilah kadrun digunakan untuk menyebut kelompok atau orang-orang yang secara politik berseberangan dengan Jokowi. Salah satu karakteristik lain yang melekat pada kadrun adalah haluan politik keagamaan yang cukup kental.

Habiburokhman menyatakan Poyuono sudah lama dilarang menyampaikan pernyataan dengan mengatasnamakan Gerindra.

“Pernyataan ini disampaikan supaya masyarakat menjadi tahu dan paham,” kata dia.

Menurut Habiburokhman partai akan memproses Poyuono terkait pernyataannya. Tak menutup kemungkinan akan ada sanksi atas sikapnya tersebut.

“Sanksi untuk Arief Poyuono akan diproses dan diputus secara internal di Majelis Kehormatan DPP. Secara pribadi saya akan panggil dan nasihati dia hari ini agar menyadari kesalahannya,” kata Habib dalam penjelasan berbeda di akun Twitter resminya.

Poyuono dalam wawancara dengan akun YouTube Kanal Anak Bangsa menjawab sejumlah pertanyaan tentang isu politik saat ini.








loading...

Salah satunya adalah pertanyaan soal isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Menurut dia isu itu dihembuskan untuk mendelegitimasi Presiden Joko Widodo dan pemerintahannya.

“Enggak ada. Itu cuma isu-isu bohong aja. Isu-isu itu sebenarnya hanya untuk mendelegitimasi Kang Mas Jokowi. Yang selalu dituduh apapun, dia seakan-akan ada hubungannya sama PKI,” ujar Poyuono menjawab pertanyaan isu kebangkitan PKI.

“Seperti itu kan aneh. munculnya itu, cuma di eranya Pak Jokowi aja. Di era SBY gak ada, era Mega gak ada. Ini kan aneh,” imbuh Poyu.

Dia lantas ditanya soal orang atau kelompok yang memunculkan isu kebangkitan PKI.

“Yang pasti ini adalah kadrun. Kadrun-kadrun yang pasti,” ujar Poyu.

“Yang kedua, mungkin orang-orang yang tidak menginginkan perdamaian di Indonesia, yang selalu ingin mengacau, yang selalu ingin mendiskreditkan pemerintah yang sah dan konstitusional dengan isu-isu PKI,” kata dia lagi. (cnn)

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top