Loading...
Saham dan Valas

Samsung Kehilangan Miliaran Dollar AS Akibat Stop Produksi dan Penjualan Galaxy Note 7

cp:istimewa


kabarin.co – Seoul, Raksasa teknologi asal Korea Selatan Samsung mengumumkan mengakhiri produksi dan penjualan smartphone Galaxy Note 7 secara permanen, setelah dilaporkan terjadi kebakaran pada perangkat.

Keputusan ini mengakhiri episode memalukan dalam ukiran sejarah Samsung. “Demi keselamatan konsumen, kami menghentikan penjualan dan melakukan penggantian Galaxy Note 7 dan memutuskan untuk menghentikan produksi,” tulis Samsung dalam pernyataannya seperti dikutip dari CNBC, Rabu (12/10/2016).

Pada perdagangan di bursa saham Seoul, Selasa (11/10/2016), saham Samsung ditutup melemah 8 persen setelah perusahaan itu meminta kepada seluruh mitra globalnya untuk menghentikan penjualan dan penukaran Galaxy Note 7.

Saham Samsung ditutup pada level 1.545.000 won dengan valuasi saham yang dilepas mencapai sekira 18 miliar dollar AS.

Perusahaan ini juga masih berada di tengah proses penarikan produk Galaxy Note 7 secara global dan akan menggantinya dengan perangkat yang baru.

Akan tetapi, ada laporan bahwa perangkat Galaxy Note 7 yang baru pun terbakar. Satu insiden terjadi di dalam pesawat Southwest Airlines.

Sebelum penarikan produk terjadi, analis memprediksi pengiriman produk Galaxy Note 7 mencapai total antara 15 juta hingga 19 juta unit pada kuartal III dan IV 2016 serta kuartal I 2017.

Adapun kerugian dari batalnya pengiriman 16 juta unit Galaxy Note 7 diprediksi mencapai sekira 10,7 triliun won atau 9,5 miliar dollar AS. Laba operasional Samsung untuk periode kuartal IV 2016 dipredikai bisa turun 85 persen dari prediksi sebelumnya menjadi 500 miliar won.

Outlook laba divisi mobile Samsung untuk tahun 2017 bisa turun 22 persen dari ekspektasi saat ini.(kom)

Baca juga:









loading...

Seleb Instagram akan Dikenai Pajak

Google tak Bermoral, Soal Pajak

Kemana Larinya Dana “Tax Amnesty”?

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top