Loading...
Saham dan Valas

Rupiah Menguat ke Rp14.265 per Dolar AS



kabarin.co – Jakarta, Nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp14.265 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat (16/8) pagi. Rupiah menguat 0,06 persen dibandingkan penutupan pada Kamis (15/8), yakni Rp14.272 per dolar AS.

Pagi hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Dolar Singapura menguat 0,02 persen, won Korea Selatan menguat 0,06 persen, ringgit Malaysia menguat 0,06 persen, baht Thailand menguat 0,09 persen, dan peso Filipina menguat 0,17 persen.

Rupiah Menguat ke Rp14.265 per Dolar AS

Kemudian, di kawasan Asia, hanya dolar Hong Kong dan yen Jepang yang melemah dengan nilai masing-masing 0,01 persen dan 0,03 persen. Pergerakan mata uang negara maju terbilang bervariasi, di mana dolar Australia menguat 0,05 persen, namun euro melemah 0,09 persen dan poundsterling Inggris melemah 0,04 persen.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pergerakan rupiah disebabkan ekspektasi pelaku pasar bahwa bank sentral AS The Fed akan menurunkan suku bunga acuannya, Fed Rate. The Fed diharapkan bisa menjadi penawar dari kebijakan perang dagang yang dikeluarkan Presiden AS Donald Trump.

imbal hasil obligasi negara bertenor pendek lebih besar dari tenor panjang. Kondisi yang lazim disebut inverted yield curve ini menandakan bahwa pelaku pasar tidak begitu optimis dengan ekonomi AS di jangka panjang karena terlalu berisiko.

“Ada kemungkinan rupiah pada hari ini menguat tipis karena pasar akan fokus ke pertemuan The Fed pekan depan. Adapun, range rupiah hari ini di kisaran Rp14.213 hingga Rp14.306 per dolar AS,” jelas Ibrahim, Jumat (16/8). (cnn)

Baca Juga:

AS Tunda Tarif Impor Barang China, Rupiah Menguat ke Rp14.239/USD

Pukul Mundur Dolar AS, Rupiah Menguat Tipis ke Rp14.200/USD

Rupiah Kembali Melemah ke Rp14.225/USD









loading...

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top