Loading...
KabarEkonomi

Rupiah Diprediksi Melemah Karena Dolar Bergerak Postif




kabarin.co – Jakarta, Masih positifnya pergerakan laju USD seiring sentimen pengajuan proposal reformasi pajak dari Presiden Trump membuat laju rupiah kembali mengalami pelemahan. Tidak hanya itu, terbatasnya pergerakan EUR seiring dengan aksi tunggu pelaku pasar terhadap penyampaian pandangan ekonomi dan moneter Zona Eropa oleh ECB turut memberikan sentimen pada pelemahan rupiah.

Adanya penguatan peso Meksiko dan CAD seiring respons positif terhadap pernyataan Trump yang akan menegosiasikan ulang perjanjian dengan Kanada dan Meksiko tidak cukup membantu laju rupiah untuk kembali menguat.

Rupiah Diprediksi Melemah Karena Dolar Bergerak Postif

Bahkan sentimen positif dari dalam negeri, antara lain pernyataan BI bahwa pergerakan rupiah sepanjang kuartal I 2017 relatif stabil; kesimpulan KSSK terkait kondusif dan stabilnya sistem keuangan Indonesia; dan keyakinan Menko Perekonomian terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2017 sebesar 5,1% juga tidak cukup kuat mengangkat rupiah.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan pergerakan positif USD tampaknya sulit dilawan rupiah sehingga cenderung membuka peluang pelemahan lanjutan. Mayoritas pelaku pasar bersikap oportunis, dimana cenderung memilih masuk pada USD dibandingkan mata uang lainnya.

“Harapan kami dimana stabilnya kondisi ekonomi dalam negeri tidak juga berimbas pada pembalikan menguat rupiah,” ujarnya di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Untuk itu, tetap cermati berbagai sentimen yang ada dan waspadai sentimen yang dapat merubah arah rupiah. Reza memperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran support Rp13.342 per USD dan resisten Rp13.270 per USD. (sin)

Baca Juga:

Dibuka Tak Banyak Bergerak, Rupiah Rp 13.000 Per Dolar AS

Rupiah Bergerak Menguat Rp13.282

Rupiah Menguat Tipis ke 13.315








loading...

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top