Loading...
Musik

Rilis Lagu Baru “Taman Surgamu”, D’MASIV: Bukan Lagu Religi Biasa




kabarin.co – Grup Band D’MASIV baru saja merilis sebuah lagu bertema religi  yang berjudul “Tanah Surgamu”. Lagu ciptaan Rian Ekky Pradipta yang tak lain vokalis grup band D’Masiv itu ditulis saat ia tengah menjalankan ibadah umrah beberapa waktu.

Begini penggalan liriknya, “Ijinkanlah ku sejenak untuk singgah di taman surga-Mu / Kabulkanlah doaku / Hanya kepada-Mu aku memohon / Hanya kepada-Mu ku bersimpuh //”.

Rilis Lagu Baru “Taman Surgamu”, D’MASIV: Bukan Lagu Religi Biasa

Dikutip dari Kompas.com Rian mengungkapkan bahwa lagu ini tak hanya bisa diperdengarkan saat bulan Ramadhan saja.

Kami bikin lagu baru judulnya ‘Taman Surgamu’, namun buat kami ini lagu bukan cuma lagu religi biasa. Mungkin orang banyak ketika bikin lagu religi cuma karena bulan Ramadhan. Tapi buat D’MASIV tidak seperti itu,” kata Rian.

“Kami selalu ada momen seperti lagu ‘Jangan Menyerah’, ‘Esok Akan Bahagia’, itu lagu yang kita buat temanya keTuhanan atau sosial. Tapi kali ini, ‘Taman Surgamu’ kami buat ketika kami dapat pengalaman umrah di sana,” lanjutnya.

Untuk diketahui, lagu terbaru D’MASIV ini memang diciptakan Rian saat ia dan personel lainnya tengah menjalani ibadah umrah.

“Dan di saat itu pas banget aku bikin liriknya di Raudah, di Kabah Mekkah. Jadi saat itu juga kita langsung jadi lagunya,” ujar pria kelahiran Yogyakarta ini.

“Pas sampai Jakarta, direkam. Ya, alhamdulillah pas kita tahu label musiknya suka, akhirnya jadi lagu Taman Surgamu,” sambungnya.

Rian menambahkan pula, lagu ini juga memiliki makna lain yang sama istimewanya.

“Lagu ini juga menceritakan pengalaman spiritualnya D’MASIV di sana (saat umrah), di mana aku merasa aku orang yang kecil sekali, cuma ngerasa debu. Jadi di dunia tuh enggak ada apa-apanya tanpa Tuhan,” tutupnya. (epr/kom)








loading...

Baca Juga:

Akhirnya Setelah 32 Tahun, Slank Keluarkan Album Religi

Kisah Tobat 3 Musisi Kondang Indonesia

Bikin Video Klip Saat Sedang Ibadah Umrah, Syahrini Banjir Kecaman

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top