Loading...
Daerah

Reses Akhir Tahun 2020, Andre Rosiade Tebar Banyak Program Untuk Masyarakat Sumbar dan Bantuan Lansung Yang Tepat Sasaran




 

Padang,Kabarin.co—Anggota DPR RI asal Sumatra Barat (Sumbar) Andre Rosiade benar-benar memanfaatkan masa reses siding akhir tahun untuk memberikan bantuan kepada warga di daerah pemilihan (Dapil). Tak kurang, sejumlah program dan bantuan ratusan juta dibawa anggota Fraksi Partai Gerindra itu ke kampung halamannya.

“Alhamdulillah, masa sidan tahun 2020 sudah selesai dan kami langsung melapor kepada masyarakat Sumbar agas kinerja selama setahun terakhir. Kami juga menebar sejumbal program dan bantuan yang nilainya ratusan juta pada masa reses akhir tahun ini saja,” kata Andre Rosiade yang juga anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Jumat (25/12).

Andre mengatakan, sebagai kader Gerindra, dia terus melakukan aksi nyata untuk membantu masyarakat, apalagi saat pandemi Covid-19 entah kapan akan berakhir. Dia memastikan, tidak hanya datang saat akan Pemilu atau Pilkada saja, tapi selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Tak ingin pencitraan, tapi ingin mengabdi sepenuh hati untuk rakyat.

“Kami melakukan aksi nyata, tidak ada urusan dengan Pemilu dan hilang setelahnya. Kami ingin membuktikan kepada lawan-lawan politik yang selalu menggoreng, bantuan-bantuan Andre Rosiade untuk Pileg, Pilkada dan pemilihan-pemilihan saja. Kami berbuat terus menerus sepanjang waktu,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre malah mempertanyakan para kader-kader partai yang katanya sudah menang Pilkada, tapi menghilang saat Pilkada usai. Seakan tak lagi ingin membantu rakyat yang sedang kesusahan. “Waktu Pilkada malah kami dilaporkan entah berapa kali karena membagikan bantuan PKBL di masjid. Padahal itu kami lakukan sejak jadi anggota DPR RI Oktober 2019 tak putus-putus. Sekrang kami tantang, kemana para anggota DPR dari partai-partai yang katanya peduli itu?” kata Andre.

Andre memastikan, sejak dilantik, dia berhasil membawa puluhan miliar Rupiah bantuan untuk Sumbar. Baik berupa program PKBL, sembako, alat pelindung diri (APD), masker, hand sanitizer, pembangunan fasilitas umum, bantuan langsung tunai (BLT) dan lainnya. “Selain itu, kami juga fokus untuk membantu rehabilitasi, pembangunan dan perbaikan sarana peribadatan di Sumbar. Tak kurang puluhan masjid dan mushalla telah kami bantu,” kata Andre Rosiade.

Teranyar, beberapa program yang disalurkan Andre Rosiade adalah bantuan pembangunan masjid dan mushalla di Sumbar melalui dana PKBL (program kemintraan berbasis lingkungan) dengan PT Semen Indonesia. Seperti Pembangunan Sarana Pendidikan Yayasan Shine Al- Falah Padang senilai Rp75 juta. Renovasi Masjid Misbahul Ulum SMAN 1 Padang Panjang Rp100 juta. Pembangunan Masjid Nurul Jami Patai Tanahdatar senilai Rp50 juta
Selanjutnya, pembangunan Mushalla Ar Royan Bandar Nunang Jorong Labuah Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam Rp50 juta. Pemasangan Lantai Granit dan Instalasi Listrik Masjid Raya Baiturahma Komplek Andalas Makmur Padang Rp75 juta. Renovasi Sarana Ibadah Mushalla Wustha Muhammadiyah Padang Rp50 juta.
“Kami juga membantu penyaluran bantuan untuk pembangunan Rumah Gadang BGD Maharajo Indo rajo Ibadat Jorong Jambu Lipo Nagari Lubuk Tarok Kec. Lubuk Tarok, Sijunjung 100 juta. Juga ada pembangunan Masjid Raya Baitul Hikmah Jorong Durian Tarung Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir, Solok Selatan (Solsel) Rp50 juta,” katanya.
Selanjutnya ada juga dari berbagai PKBL seperti Masjid Al Amin, Lubukbuaya, Padang, Rp28,5 juta, Masjid Al Ikhlas Kompleks Kehakiman Cengkeh, Lubukbegalung Rp60 juta, Yayasan Darul Ilmi Indarung, Lubukkilangan Rp75 juta, Masdji At Taqwa Cubadak Ampo, Anduring, Kuranji Rp75 juta, Mushalla Al Islah, Gunung Sarik, Kuranji, Rp50 juta, Masjid Al Amanah, Kompleks Cendana, Padang Selatan Rp50 Juta, Masjid Al Iman, Purus, Padang Barat Rp50 juta dan Masjid Baitul Mal, Marapalam, Padang Timur Rp20 juta.
Andre juga memberikan pelatihan kewirausahaan untuk warga di Dharmasraya, Padang dan Tanahdatar. Sebagai mitra Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Andre memasilitasi puluhan warga mengikuti sejumlah pelatihan yang digelar bersama. Seperti Pelatihan IKM (Industri Kecil dan Menengah) Kementerian Perindustrian dengan tema “Service Barang- Barang Elektronik” di Dharmasraya. Pelatihan IKM Kemenperin dengan tema “Konveksi” di Tanahdatar. Selanjutnya Pelatihan IKM Kemenperin dengan tema “Olahan Pangan dari Buah” di Kota Padang.
“Alhamdulillah, pelatihan-pelatihan dengan Direktorat IKM Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin berjalan baik. Selain mendapatkan skill dari para ahlinya, para peserta juga mendapatkan bantuan peralatan dan bisa segera memulai usaha,” kata Andre yang mendapatkan dukungan penuh dari Pemko Padang, Pemkab Dharmasraya dan Pemkab Tanahdatar itu.
Selain itu, di Kota Padang dan Sijunjung, dan Kota Pariaman Andre bersama PT Pertamina juga menggelar empat pelatihan membuat kue yang diikuti puluhan peserta. “Ini adalah bagian dari pemberdayaan perempuan yang kami lakukan dengan memberikan skill dalam pembuatan kue. Para peserta juga diberikan peralatan dan bahan untuk segera memulai usaha. Semoga ini membantu dalam menghadapi pandemi,” kata Andre Rosiade lagi.
Andre mengunjungi sejumlah titik di Sijunjung dan menebar bantuan lebih dari Rp225 juta. Memulai kedatangannya, Andre menyinggahi Masjid Nurul Taufiq, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung. Di sana, Andre menyerahkan bantuan program kemitraan berbasis lingkungan (PKBL) senilai Rp75 juta. Andre menyerahkan bersama anggota DPRD Sijunjung Endri Besmen.
Andre Rosiade mengatakan, itu adalah komitmen sebagai wakil rakyat, apalagi merupakan putra asli Sijunjung, tepatnya Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII. ”Hari ini kita bawa bantuan untuk masjid. Berikut soal pasar, kami telah mengusulkan ke Kementerian Perdagangan pasar di Pematang Panjang ini. Insya Allah 2021 bisa dibangun dengan nilai Rp4 miliar,” kata Andre.
Di Kota Padang, Andre Rosiade juga bekersempatan bertemu dengan 7 kelompok usaha bersama (KUB) nelayan yang dibantunya mendapatkan bantuan sarana pengembangan usaha nelayan (BSPUN) berupa kendaraan tiga roda berinsulasi. Bantuan itu berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Alhamdulillah, bantuan itu bisa diberikan kepada para nelayan di Kota Padang yang membutuhkan,” katanya. (*)








loading...

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top