Loading...
KabarUtama

Refrizal: “Jakarta Baru Dikasih Hujan Setengah Malam Sudah Kelelep, Bagaimana Kalau 3 Hari”

Banjir yang menimpa Provinsi DKI Jakarta menjadi perhatian semua pihak, karena Ibu Kota yang merupakan perwajahan negara ini tidak bisa menghindari pengelolaan tata ruang dan wilayah dalam menangani hujan yang terjadi.

cp: fimadani.com


kabarin.co – Jakarta, Banjir yang menimpa Provinsi DKI Jakarta menjadi perhatian semua pihak, karena Ibu Kota yang merupakan perwajahan negara ini tidak bisa menghindari pengelolaan tata ruang dan wilayah dalam menangani hujan yang terjadi.

Menurut Refrizal Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpendapat agar pengelolaan ibu kota harus berdasarkan kinerja bukan pencitraan saja.

“Harusnya aparat (Gubernur Ahok) bisa bekerja dalam menangani banjir ibu kota, jangan sibuk pencitraan saja” tuturnya kepada redaksi kabarin.co via telephone.

Pria aktif yang juga sebagai Dewan Syuro PKS menyoroti kesombongan pendukung Ahok yang meminta Jakarta diguyur hujan tapi tidak banjir-banjir.

(Baca Juga: Ini Selebriti Pendukung Ahok yang Menantang Banjir Jakarta, Akhirnya Banjirpun Datang)

“Baru dikasih hujan setengah malam saja,  sudah kelelep. Apalagi kalau diberikan hujan tiga hari tiga malam bisa tenggelam Jakarta” ucapnya dengan nada miris.

“Itu (pendukung Ahok) harusnya bekerja membantu para korban banjir, daripada sibuk berkoar-koar saja di media sosial, sungguh tak bijak” kata Refrizal menambahkan.

Politis tangguh berdarah Minang ini juga mempertanyakan tentang kinerja Gubernur DKI dalam pembangunan infrastruktur Jakarta dalam menghadang banjir yang terjadi.

“Pembangunan sodetan Ciliwung masih belum kelar-kelar juga, padahal ini salah satu program pengelolaan tata air Jakarta dengan memindahkan air Ciliwung ke Kanal Banjir Timur juga belum kelar, sedangkan dananya sudah dianggarkan” tutupnya mengakhiri pembicaraan.

Menurut data yang redaksi kabarin.co dapatkan, Program pemerintah DKI Jakarta menormalisasi Sungai Ciliwung yang dimulai dari Jalan T.B. Simatupang hingga Pintu Air Manggarai masih jauh dari harapan. Program itu baru berjalan kurang dari 60 persen lantaran terbentur masalah pembebasan tanah. Sengketa lahan juga mendera proyek sodetan Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur. Pendekatan ke masyarakat serta sosialisasi soal mendesaknya proyek ini harus terus dilakukan. (apt-red)









loading...

Baca Juga:

Ahok Sebut Cuma Programnya yang Bisa Atasi Banjir DKI

Kadin: Banjir Jakarta Rugikan Pengusaha

Pengamat Perkotaan: Pemprov DKI Tak Serius Tangani Banjir

Hujan Hari Ini Jakarta Dikepung Banjir

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top