Loading...
Sepakbola

PSSI Himbau Agar Menigkatkan Standar Pelayanan Medis Disetiap Pertandingan Liga 1 dan Liga 2

Karena itu Persatuan SepakBola Seluruh Indonesia (PSSI) merasa perlu adanya memberikan himbauan tentang cara pelayanan medis untuk menghindari cedera yang lebih parah kepada pemain.



kabarin.co – Liga 1 dan Liga 2 yang sedang bergulir memperlihatkan pertandingan menarik. Tapi sayangnya pertandingan menarik dirusak oleh banyak pelanggaran keras yang dilakukan oleh para pemain demi memenangkan pertandingan.

Karena itu Persatuan SepakBola Seluruh Indonesia (PSSI) merasa perlu adanya memberikan himbauan tentang cara pelayanan medis untuk menghindari cedera yang lebih parah kepada pemain. Berikut surat himbauan PSSI yang ditanda tangani oleh Waketum PSSI Joko Driyono yang juga merangkap sebagai plt Sekjen kepada para klub yang lagi berlaga.

PSSI Himbau Agar Menigkatkan Standar Pelayanan Medis Disetiap Pertandingan Liga 1 dan Liga 2

Mencermati bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dengan banyaknya insiden dalam pertandingan yang mengakibatkan potensi cedera yang dapat berakibat fatal hingga meninggalnya pemain.

Maka, dihimbau kepada seluruh Panitia Penyelenggara Pertandingan untuk selalu siaga dalam menjaga standard pelayanan medis terhadap seluruh atlit dan agar dapat mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Selain itu, diminta kepada seluruh manajemen klub agar selalu memperhatikan kesehatan pemain, utamanya pra pertandingan dan melakukan penanganan sesuai dengan standard apabila terjadi insiden.

PSSI melalui Komite Medis meminta kepada Panitia Penyelenggara atau Manajemen Klub untuk selalu menginformasikan kepada PSSI apabila terjadi insiden yang dimaksud (cedera atlit) dan Manajemen Klub dapat setiap saat dapat melakukan konsultasi Medis sepakbola kepada PSSI.

Menurut ketua Komite Medis PSSI, Verry Mulyadi menghimbau agar klub yang bertanding memastikan kondisi pemain sebelum bertandingan.

“Saya minta dokter tim untuk memastikan kondisi fisik pemain sebelum bertanding, kalau tidak fit tidak usah dipaksakan ikut bermain” kata Verry kepada redaksi kabarin.co waktu dihubungi via telepon selular.

Pria muda yang juga merupakan Exco (Komite Eksekutif) PSSI meminta para klub untuk selalu berkonsultasi dengan pihak PSSI melalui Komite Medis untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan

“Para klub juga silahkan berkoordinasi dengan dokter-dokter yang ada di komite medis dan dokter timnas PSSI seperti dokter mahfud, ikhwan dan dokter Syarif Alwi sebagai dokter timnas senior” tutupnya mengakhiri pembicaraan.









loading...

(apt-red)

Baca Juga:

Program Menambah Pelatih di Indonesia, PSSI Akan Gelar Kursus Kepelatihan Secara Berkala

Seleksi Pemain Timnas Wanita untuk Asian Games 2018, PSSI akan Gelar Turnamen Pertiwi Cup 2017

22 Pelatih Indonesia Mengikuti Kursus Instruktur Pelatih PSSI

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top