Loading...
Film dan TV

Produser Film Nasional Sesalkan Sikap Bioskop




kabarin.co – Produser film nasional menyesalkan sikap pengelola bioskop Cinemaxx yang terlambat melakukan pembayaran share film yang menjadi hak produser.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI)  Chand Parwez dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu mengatakan bahwa para produser film yang tergabung dalam APFI sepakat untuk  mempertimbangkan kembali peredaran film ke Cinemaxx bila tidak ada itikad baik jaringan bioskup di bawah Lippo Group itu.

Produser Film Nasional Sesalkan Sikap Bioskop

Kekecewaan serupa juga disuarakan oleh Manoj Punjabi dari MD Pictures yang menilai, dengan kejadian seperti itu, jangan sampai pihak Cinemaxx dianggap seakan meremehkan produser film nasional.

“Ini adalah hubungan bisnis yang dilandasi dengan trust/kepercayaan. Tetapi tolong jangan disalahgunakan,” katanya.

Manoj Punjabi yang juga  salah seorang ketua Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI), akan meminta Cinemaxx menepati seluruh kontrak yang telah disepakati bersama.

“Jika tidak ada kesepakatan, kami akan berhenti menyuplai film,” katanya.

Ketua Umum Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) Fauzan ZIdni mengatakan, permasalahan tersebut, bahkan sudah menjadi perhatian Aprofi sejak tahun lalu.

“Ada beberapa kasus, anggota kami yang hingga delapan bulan baru dibayar. Itupun setelah diultimatum,” katanya.

Fauzan menduga, problem Cinemaxx disebabkan kontrak kerjasama yang lama sekali ditandatangani oleh pihak managemen. Hal itulah, yang kemungkinan menyebabkan usaha bioskop tersebut tidak bisa membayar.

Tetapi apapun masalahnya, dia berharap bahwa Cinemax segera melakukan pembayaran dan ke depan tidak akan ada lagi keterlambatan.








loading...

Jika kejadian terus berulang, tambahnya, ada kemungkinan Aprofi akan merekomendasikan kepada para anggota untuk meninjau kembali kerjasama dengan pihak Cinemaxx.
Dia menegaskan untuk keberlangsungan bisnis dan industri yang baik, permasalahan ini harus segera diselesaikan, karena hubungan bisnis yang baik antara produser dan eksibitor adalah kunci utama majunya industri film Indonesia.

Hingga berita ini diturunkan President bioskop Cinemaxx Mohit Dubey belum bisa dimintai klarifikasi mengenai hal tersebut.

Baca Juga:

Film Athirah Lolos Nominasi IMAA 2017, Ini Daftar Lengkapnya!

Menjawab Polemik Integrated Box Office System (IBOS)

Keren! “Warkop DKI Reborn 2” Pecahkan Rekor MURI

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top