Loading...
Nasional

Presiden RI Dituduh Sumber Hoax Oleh Fahri Hamzah




kabarin.co -Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, melontarkan pendapatnya terkait isu hoax yang kini santer di kalangan masyarakat.  Menurutnya, agar hoax tidak berkembang dan memicu kegelisahan, pemerintah harus melakukan perubahan.

Salah satu contohnya adalah membuat struktur percakapan publik yang akan disampaikan kepada masyarakat. Sebab, ketidakselarasan dalam penyampaian pesan bisa membuat pemberitaan yang simpang siur.

“Saya kira, yang penting adalah menstruktur percakapan publik. Ini mungkin yang penting saya sampaikan. Saya pernah ketemu pak Menteri (Menkominfo Rudiantara), kita tidak mau menjadi Harmoko seperti pada zaman ketika hanya ada satu sumber kebenaran,” ujar Fahri dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne, Selasa malam, 17 Januari 2017.

Fahri juga merujuk dari perkataan Rocky Gerung, yang mengatakan bahwa Presiden RI (Joko Widodo) bisa saja menjadi sumber hoax. Itu lantaran presiden terkadang disuguhi data tidak benar oleh anak buahnya.

“Kalau disinyalir dari ucapan bung Rocky, Presiden itu sumber hoax. Presiden tidak tahu bahwa ada tarif naik, Presiden disuguhi data bohong oleh anak buahnya dan dia sampaikan begitu saja,” ungkapnya.

Dia menuturkan, para menteri pun memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam menyampaikan informasi.

Fahri mencontohkan, Menteri Tenaga Kerja mengatakan bahwa tenaga kerja asing mencapai 78 ribu di Indonesia. Sedangkan Presiden menyebut hanya 21 ribu.

“Untuk itu, saya mengusulkan Juru Bicara presiden berbicara. Karena kalau tidak bicara, orang lain akan berbicara, karena ada kebebasan berbicara. Marilah kita strukturkan sumber percakapan bangsa ini. Itu yang kita perlukan saat ini, karena hoax itu tidak ada strukturnya,” ujarnya. (msi/viv)

Baca Juga;

Rocky Gerung : Rezim Penguasa Era Jokowi Buat Berita Hoax








loading...

Jendral Hadi Tjahjanto Senang Diangkat Presiden Sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU)

Presiden RI Joko widodo Tidak Mau Mendengar Kata Sambutan Yang Terlalu lama, Sekratiat Kabinet Resmi Terbitkan SE “Aturan Sambutan 7 Menit”

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top