Loading...
Sepakbola

Polri Akan Periksa Ketum PSSI Edy Rahmayadi Terkait Mafia Bola



kabarin.co – Jakarta, Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola Polri berencana akan memeriksa Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi terkait kasus skandal pengaturan skor sepak bola Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat  (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, pemeriksaan terhadap Eddy Rahmayadi merupakan upaya untuk memberangus sindikan mafia yang diduga pengatur skor di persepakbolaan Tanah Air.

Polri Akan Periksa Ketum PSSI Edy Rahmayadi Terkait Mafia Bola

“Belum (diperiksa), tapi Pak Ketua PSSI secara ekplisit sudah sampaikan bahwa Beliau sangat dukung dan berkomitmen akan bantu untuk bongkar mafia bola di Indonesia,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/1/2018).

Satgas Anti-Mafia Bola sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria. Menurut Dedi, petinggi dari lembaga yang mengendalikan sepak bola di Indonesia itu telah berjanji akan memberikan keterangan dan sejumlah data kepada penyidik.

“Dalam minggu-minggu ini Sekjen akan berikan tambahan data ke penyidik. Pada prinsipnya Sekjen PSSI sangat kooperatif membantu satgas dalam mengungkap mafia bola ini sampai ke akar-akarnya,” tutur Dedi.

Dedi menegaskan, pemeriksaan PSSI itu untuk mendalami sejumlah regulasi dari setiap pertandingan sepak bola di Indonesia. Semisalnya, soal regulasi atau pengaturan, jadwal pertandingan, dan teknis tentang liga.

“Karena operasional organisasi Sekjen PSSI. Oleh karenanya dari Sekjen sangan koperatif akan berikan keterangan dan data kembali,” ucap Dedi.

Dalam kasus mafia sepak bola, Satgas telah menangkap empat tersangka yakni Priyanto alias Mbah Pri, Anik Yuni Artikasari alias Tika, Tjan Lin Eng alias Johar dan Dwi Riyanto alias Mbah Putih.

Keempat tersangka itu dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana suap dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. (epr/oke)

Baca Juga:









loading...

Sekjen PSSI Ratu Tisha: PSSI Terbuka dan Kooperatif Mengungkap Kasus Pengaturan Skor

Exco PSSI Johar Lin Eng Resmi Jadi Tersangka Mafia Skor Sepakbola

Lagi, Exco PSSI Disebut Dalam Dugaan Pengaturan Skor di Liga 3

Anggota Exco PSSI Johar Lin Eng Ditangkap Satgas Antimafia Bola

Artikel menarik lainnya untuk anda

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top