Loading...
Nasional

Polisi Mengaku Belum Pernah Mengusut Kasus Iwan Bopeng



kabarin.co – Jakarta, Kasus penghinaan terhadap tentara yang diduga dilakukan oleh Iwan Bopeng di TPS beberapa waktu rupanya belum ditangani dengan serius oleh kepolisian. Bahkan hingga saat ini polisi belum melakukan pemeriksaan saksi terkait kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih belum melakukan pemeriksaan saksi lantaran belum ada yang melaporkan kasus itu. “Laporannya enggak ada, laporannya belum ada ke kita masuk. Enggak ada (belum pemeriksaan saksi),” ujar Sapta, seperti yang dilansir Republika Rabu (1/3).

Menurut Sapta, untuk mengusut kasus tersebut harus ada masyarakat yang melaporkan dulu, sehingga pihaknya dapat menindaklanjuti. “Iya harus ada yang lapor dulu,” ucapnya.

Namun, sebenarnya polisi juga dapat membuat laporan sendiri untu mengusut kasus tersebut dengan laporan model-A. Tapi menurut Sapta, pihaknya belum melakukan hal itu. “Enggak ada (belum ada iniaiatif polisi mengusut itu),” kata Sapta.

Sapta mengungkapkan, beberapa waktu pihaknya hanya melakukan konfirmasi saja terhadap sejumlah orang. Tapi, menurutnya hal tersebut belum masuk rangka penyidikan. “Itu kita kemarin cuma sebatas konfirmasi aja, jadi maksudnya itu bukan dalam rangka penyelidikan, bukan. Tapi nanti sewaktu-waktu dilaporkan kepada kita, kita sudah siap, itu saja intinya,” kata Sapta.

Seperti diketahui, dalam kasus ini Iwan Bopeng sempat mengamuk di TPS kawasan Jakarta Timur pada Rabu (15/2) lalu. Iwan Bopeng membuat kericuhan dengan kata-kata, “tentara gue potong di sini, apalagi elu,” dan video ini pun mendadak ramai di perbincangkan di media sosial. Bukan hanya mengancam seorang tentara, namun Iwan Bopeng juga menistakan agama dengan berkata bahwa Allah saja fleksibel, Babi yang haram bisa menjadi halal. Apalagi kalau hanya masalah menyerahkan kartu tanda pemilih kepada panitia Pilkada.

Dalam kasus ini, Iwan Bopeng dapat diancam dengan pasal 207 KUHP, tentang penghinaan terhadap penguasa dan badan umum dengan ancaman penjara 1 tahun 6 bulan. (epr/rep)

Baca Juga:

Kodam Jaya Bantah Iwan Bopeng Sudah Dipertemukan dengan Pangdam

Setelah Dipertemukan dengan Pangdam, Polisi Anggap Kasus Iwan Bopeng Selesai









loading...

Anggota DPR RI: “Iwan Bopeng Ini Begitu Berani, Saya Rasa Ada yang Mem backing nya”

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top