Loading...
Politik

Polda Metro Jaya Proses Laporan Dugaan Berita Hoax Habib Rizieq



kabarin.co – Penyidik Polda Metro Jaya proses laporan dugaan yang sebarkan berita bihong dan kebencian SARA, yang dikerjakan Rizieq Shihab.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik sudah menerima laporan berkaitan dengan isi ceramah Rizieq soal adanya logo PKI dalam mata uang rupiah yang dianggap provokatif, menyebarkan kebencian dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Sudah ada pelapor melaporkan. Nanti alurnya penyidik akan melakukan penyelidikan. Nanti kita akan lihat,” ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/1).

Dikatakannya, penyidik rencananya akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi ahli. “Ada ahli pidana, ahli ITE, ahli bahasa. Setelah itu baru kita lakukan gelar perkara,” ungkapnya.

Menyoal apakah Rizieq akan ditahan, Argo menyampaikan, bergantung penyelidikan nanti.

“Nanti kita lihat, sekarang kan masih melakukan penyelidikan. Kalau ada fakta hukum bisa ditahan, ya kita tahan,” katanya.

Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Anti Perpecahan Bangsa melaporkan Rizieq terkait kasus dugaan menyebarkan berita bohong dan kebencian bermuatan SARA dengan nomor laporan LP/80/I/2017/PMJ/Ditreskrimsus, tanggal 6 Januari 2017.

Selain itu, Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah, juga melaporkan Rizieq terkait dugaan penyebaran informasi bohong bernada SARA itu, Minggu (8/1) kemarin.

Kedua laporan itu dibuat berkaitan dengan isi ceramah Rizieq soal adanya logo PKI dalam mata uang rupiah yang rekaman videonya beredar di media sosial YouTube. (nap/bst)









loading...

Baca Juga:

Habib Rizieq Diancam Polisi, Tuduh Sukmawati Pakai Ijazah Palsu dan Hina Pancasila

Calon Gubernur Anies Baswedan Dapat Dukungan Habib Rizieq, Sekaligus Bahas Reklamasi

Sambut Kedatangan Habib Rizieq, Politikus PKB Ini Minta Kapolda Sumut Dicopot

 

 

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top