Loading...
KabarTekno

PHK 667 Karyawan, Ini Penjelasan PT Indosat Ooredoo




kabarin.co – JAKARTA, Di awal tahun 2020 PT Indosat Tbk telah melakukan penawaran pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 677 karyawannya dari berbagai unit.

Hal itu dibenarkan oleh Director & Chief of Human Resources Indosat ooredoo, Irsyad Sahroni.

PHK 667 Karyawan, Ini Penjelasan PT Indosat Ooredoo

Dikutip dari okezone.com menurut Irsyad, sudah ada kesepakatan bahwa dari 677 karyawan 80% menyetujui menerima paket kompensasi dari perusahaan.

Bukan hanya itu, perusahaan juga menawarkan kesempatan kepada karyawan untuk bisa tetap bekerja ke mitra Indosat, managed service.

Lebih jauh, dia menjelaskan alasan dilakukan pemangkasan 677 karyawan berdasarkan kajian dan pertimbangkan secara menyeluruh di semua opsi, hingga pada kesimpulan Indosat harus mengambil tindakan yang sulit ini. Namun sangat penting baginya untuk dapat bertahan dan bertumbuh.

“Kami mengambil langkah yang fair sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengkomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan baik terkena dampak maupun yang tidak. Serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang bagi karyawan yang terkena dampak. Per tanggal 14 Februari 2020 kemarin,” ungkap dia.

Pihaknya juga percaya, langkah ini akan meningkatkan kinerja Indosat Ooredoo ke depannya, dan bisa tetap kompetitif di tengah tantangan disrupsi, mengoptimalkan layanan Indosat, dan menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.

“Ini adalah salah satu langkah strategis dalam menjadikan Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan yang terpercaya,” tandas dia. (apt-okz)

Baca Juga:

Hak Jawab: Pernyataan Indosat Ooredoo terkait Penyampaian Pendapat secara Bijaksana








loading...

Pecat Karyawan yang Membela Ulama, Netizen Serukan #BOIKOT INDOSAT!

Gara-gara Sindir Telkomsel, Situs Indosat Juga Diserang Hacker

Bos Indosat Benarkan Spanduk Singgung Telkomsel

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top