Loading...
KabarSport

Pesan Nilmaizar untuk Irsyad Maulana, Hati-hati Disaat Menuju Usia Emas

Irsyad Maulana, bintang muda Semen Padang yang sedang naik daun. Namun diingatkan sang pelatih untuk tak cepat puas. (foto: antarafoto)



Kabarin.co – Pelatih Semen Padang, Nilmaizar memuji para pemainnya, usai mengalahkan Persib Bandung 4-0 dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A, Senin malam di Stadion H. Agus Salim padang.

Seluruh pemain disebutnya sudah memberikan kontribusi maksimal dan menunjukan fighting spirit tinggi untuk memenangkan pertandingan. Tak terkecuali untuk dua pemain, Irsyad Maulana dan M. Nur Iskandar.

Walaupun kedua pemain tersebut tidak mencetak gol dalam pesta gol itu, tapi Nil tetap memberikan penilaian positif terhadap keduanya karea telah menunjukan peran penting dalam tim.

“Keduanya luar biasa lawan Persib, walau tak cetak gol tapi kontribusinya pada tim sangat besar. Bisa kita lihat, empat gol itu juga tak terlepas dari peran Irsyad dan Nur.”katanya saat dihubungi goal Indonesia, Selasa siang.

Mantan pelatih Timnas itu menambahkan, dalam laga itu Irsyad mencatat dua umpan matang yang memungkinkan terjadinya gol oleh Vendry Mofu dan Riko Simanjuntak. Sedangkan Nur memanjakan Marcel Sacramento, sehingga bisa mencetak dua gol.

“Dengan kontribusi seperti itu, tak perlu diragukan, mereka telah memberikan yang terbaik untuk tim. Peran seorang pemain itu tak harus selalu diukur dengan gol.”katanya.

Irsyad dimata Nil, saat ini sudah semakin berkembang permainannya, dan semakin matang. “Saya melihatnya sudah ada di level menikmati jadi seorang pemain sepakbola.  Skill, visi, dan kemampuan membaca permainan sudah makin bagus. Dia semakin tenang dan enjoy di lapangan dan perlahan mulai mampu meredam emosi. Tandanya dia semakin menuju kematangan.”ujar Nil.

Namun begitu, Nil juga mengingatkan  Irsyad agar tak cepat puas,  karena dengan usianya sekarang  perjalanan karirnya masih sangat panjang dan masih bisa terus berkembang.

“Usia 23 adalah sangat menentukan. Seorang pemain harus pintar dan hati-hati merawat karirnya yang sedang menuju usia emas. Banyak godaan di usia tersebut, ada godaan ketenaran, publikasi media, fans, dan sebagainya. Harus pintar-pintar menyikapi.  “ucap  Nil.

“Sebagai pelatih tentunya saya menyediakan diri, bahkan kewajiban saya untuk menjadi tempat berbagi dengan para pemain. Tentunya tidak hanya untuk seorang pemain,  tapi  untuk semua pemain. Karena bagi saya semua pemain dalam tim itu sama, tak ada ada anak emas atau yang diistimewakan.”kata Nil.








loading...

Sedangkan untuk Nur Iskandar, Nil menyebut pemain 29 tahun itu juga sosok penting dalam tim. “Lihat saja pertandingan tadi malam, dia terus bergerak, ke kiri ke kanan menjelajahi lapangan demi membuka ruang  dan akhirnya bisa melepaskan assistnya.”tukuk pelatih 46 tahun itu.

Memang diakui Nil, dalam beberapa laga terakhir Nur sering kehilangan peluang gol. Namun, pembelaan tetap diberikan untuk pemainnya tersebut.

“Mencetak gol tak hanya urusan skill, tapi juga soal timing dan keberuntungan, karena sifatnya situasional sekali dan para pemain dituntut berfikir dalam hitungan detik. Jadi tak ada yang salah dengan Nur. Cuma, suporter rindu namanya ada di papan skor.”tutup Nil.(RMO)

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top