Loading...
KabarSport

Persib U-21 2-0 Semen Padang U-21; Syafrianto Rusli: Kami Kehilangan Kosentrasi

Pertandingan Persib Bandung U-21 vs Semen Padang U-21 yang dimenangkan Persib 2-0, Sabtu pagi. (foto-foto: GTS)

Kabarin.co – Semen Padang U-21 dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung U-21 dengan skor 2-0, Sabtu (27/8) pagi di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21, Sabtu (27/8/2016).

Kemenangan ini perdana diraih oleh anak-anak asuh Budiman setelah tiga pekan yang dilalui. Sementara, bagi Semen Padang U-21 ini adalah kekalahan kedua, setelah di laga pertama kalah 1-2 dari PS TNI U-21.

Dua gol Maung Ngora atau Persib U-21, diborong oleh Ahmad Syaifullah pada menit 21 dan 81. Gol pertama, Ahmad memanfaarkan bola rebound hasil tangkisan penjaga gawang Semen Padang Rendy Oscario yang menghalau sepakan Gian Zola di dalam kotak penalti. Bola yang memantul dicocor oleh Ahmad yang berdiri di depan mulut gawang skor menjadi 1-0.

Baca Juga  Diikuti Oleh Tujuh Klub, Liga 3 Provinsi Maluku 2017 Resmi Bergulir

Gol kedua Persib terjadi dengan skema yang persis, Ahmad mampu menguasai bola liar hasil tepisan Rendy yang memantul setelah memotong umpan dari Febri Hariyadi. Gol terakhir bagi Persib dalam laga itu pun tercipta setelah Ahmad dengan leluasa menceploskan bola.

sp21

Berkat kemenangan ini, Persib merangkak ke posisi tiga klasemen sementara dengan empat poin di bawah Bhayangkara Surabaya United yang menduduki posisi runner up dengan poin yang sama namun lebih unggul agresivitas gol. Sementara itu posisi PS TNi masih berada di puncak klasemen dengan torehan enam poin.

Menurut manajer tim Semen Padang U-21, Syafrianto Rusli, usai laga mengatakan, kekalahan timnya didapat karena masalah konsentrasi. Bisa mengimbangi tuan rumah di awal laga, fokus yang buyar membuat Persib justru mulai bisa mengkreasi peluang.

“Dalam pertandingan tadi saya lihat perkembangan dari anak-anak saya dan bisa imbangi permainan, artinya bisa mainkan bola dan bisa ciptakan peluang. Cuma masalah kebobolan itu kesalahan individu terutama di babak pertama. Ada insiden dan pemain kita terlalu berharap ke wasit tapi tidak dihiraukan dan jadi tidak fokus. Itu kelemahan dan harus diubah,” ungkapnya.

Baca Juga  Taklukan Ganda Campuran Nomor Satu Dunia, Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir Juara Indonesia Open 2017

Memulai laga dengan meyakinkan, Semen Padang beberapa kali memberi Ary Achmad dan kawan-kawan di lini pertahanan Persib kerepotan. Namun serangan yang tidak juga membuahkan hasil justru membuat konsentrasi merosot.

rusli

Sebaliknya kepercayaan diri Maung Ngora malah tumbuh ketika serangan Kabau Sirah bisa beberapa kali dipatahkan. Hingga akhirnya sebuah serangan yang dilakukan Febri Hariyadi di sisi kiri berujung dengan gol pertama Ahmad Syaifullah.

“Awal babak pertama mengurung tapi tidak bisa selesaikan peluang. Persib dapat moril karena bisa tahan kita dan saat hilang bola Persib bisa counter. Padahal sudah kurung segala cara, namun setelah dapat moril Persib dikasih peluang mainkan bola,” paparnya, dikutip simamaung.com

Baca Juga  Piala Konfederasi 2017: Gunduli Selandia Baru Empat Gol, Portugal Juara Grup A

Mengenai permainan Semen Padang yang kurang agresif di babak kedua, Syafrianto menolak waktu pertandingan menjadi alasan. Menurutnya memang perubahan jam pertandingan menjadi pagi hari membuat cuaca panas terutama di babak kedua membuat stamina pemain cepat terkuras. Namun kondisi serupa juga dialami tuan rumah sehingga cuaca tidak bisa menjadi alasan.

“Saya rasa pengaruh ada tapi tidak begitu besar. Babak kedua kedua tim kan kurang greget cuma di akhir-akhir Persib dapat angin makanya timbul lagi (semangat). Tapi kalau masalah main pagi tidak terlalu jadi masalah karena mereka juga suka latihan pagi,” tukasnya.(*)

Loading...

Terpopuler


To Top