Loading...
Internasional

Perdana Menteri Israel : Pemerintahan Amerika Melakukan Manuver Tidak Sehat



kabarin.co – Perdana Menteri Israel menyatakan bahwa Pemerintahan Mantan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama sudah menyebabkan manuver tidak sehat, karena telah keluar dengan tidak hormat, alias abstain terhadap pemungutan suara yang diadakan di Dewan Keamanan PBB, akibatnya resolusi terhadap PBB supaya Israel menyudahi pembangunan di pemukiman.

Sikap Presiden Amerika sudah menyebabkan peristiwa yang sangat tidak biasa, karena dia tidak berpihak kepada Israel.

“Pemerintahan Presiden Obama sudah membuat manuver dan tidak pro Israel lagi.” kata Netanyahu pada saat Resolusi yang disahkan Jum’at kemarin yang mengikutsertakan 15 negara itu.

Dia mengatakan, Israel akan tidak ikut dengan PBB lagi, karena dirinya mengatakan bahwa aliran 30 juta shekel, diberhentikan untuk badan yang terdiri dari 5 anggota yang “memusuhi”.

“Tidak ada yang paling konyol selain menyebut Dinding Barat sebagai ‘wilayah yang diduduki’,” kata Netanyahu.

Ia memberikan pernyataannya di Jerussalem. wilayah yang sudah diambil oleh Jerusalem pada tahun 1967. Dan Palestina akan menjadikan negara di masa depan. Israel sudah mengatakan untuk mengambil wilayah pemukiman di Palestina.

Pengambilan suara di PBB sudah dilakukan sehabis Israel menyerukan Undang-Undang yang dilegalkan pembangunan Yahudi di tanah Palestina yang dilakukan Israel.

Resolusi DK PBB menyuruh Israel segera menghentikan perbuatannya.

“segera dan sepenuhnya mengakhiri pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Jerusalem Timur.” Resolusi menyatakan bahwa pembangunan permukiman oleh Israel “tidak memiliki keabsahan hukum dan merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.” Amerika Serikat, yang merupakan sekutu terdekat Israel, biasanya melindungi Israel dari keputusan-keputusan seperti itu.

Organisasi yang terbesar di Israel mendukung keputusan yang diambil oleh Dewan Keamanan.









loading...

Resolusi DK PBB adalah merupakan tindakan yang sangat tegas, karena tindakan tersebut adalah ilegal dan sangat membahayakan hak asasi manusia kepada Rakyat Palestina.” kata organisasi itu melalui pernyataan.

“Resolusi ini bukan tentang ‘anti-Israel’, melainkan resolusi yang berimbang, yang menentang pendudukan, bukan menentang Israel,” demikian bunyi pernyataan.

Ada 500.000 warga yang menetap di Tepi Barat di Jerusalem Timur, adalah wilayah yang disebutkan Israel di perang 1967. Sejak hari itu, Israel sudah mengambil wilayah Palestina, dan Internasional melawan tindakan tersebut..

Amerika sudah menyatakan bahwa tidak mendukung pembangunan Israel tersebut, karena tindakan tersebut sudah melawan perdamaian. Karena menurutnya, pemukiman adalah tindakan yang tidak benar.

(nap/tir)

Baca Juga:

Obama : Jika Donald Trump Menangi Pilpres AS, Akan Terjadi Kerusakan Abadi

Presiden Obama Akan Hadiri Pemakaman Simon Peres di Yarusalem

Obama Membuka Museum Sejarah Penduduk Kulit Hitam Pertama di AS

 

 

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top