Loading...
Daerah

Pemuda Muhammadiyah Mengutuk Keras Perusakan Masjid Ahmadiyah

kabarin.co – Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjuntak mengutuk keras aksi perusakan Masjid Ahmadiyah di Kelurahan Purworejo, Kecamatan Ringin Arum, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (23/5/2016) dini hari.

“Pemuda Muhammadiyah mengutuk keras perbuatan tersebut, bagaimanapun juga anarkisme dalam hal tersebut tak bisa diterima,” ujar dia saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/5/2016).

Dahnil mengatakan, perbedaan dalam hal teologis tak seharusnya disikapi dengan tindakan anarkistis.

Baca Juga  Sejak Duterte jadi Presiden Filipina, 36 Orang Pejahat Narkoba Terbunuh Setiap Hari

“Saya sendiri bukan orang yang sepaham dalam hal teologis dengan Ahmadiyah. Namun, mereka (Ahmadiyah) tetap memiliki haknya sebagai warga negara Indonesia yang harus kita jaga,” lanjut dia.

Dahnil berharap kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut secara tegas sehingga muncul efek jera bagi para pelakunya.

Masjid Ahmadiyah di Kendal dirusak orang tak dikenal pada Senin dini hari. Menurut informasi pengurus masjid, tidak ada saksi yang melihat tindakan perusakan.

Baca Juga  Nenek Penjual Makanan Tradisional Minang Paruik Ayam Senang Menerima Bantuan Andre Rosiade

Sebab, sekitar masjid tersebut kebun dan cukup jauh dari permukiman warga. Selain itu, perusakan dilakukan saat semua warga tertidur.

Namun, sebelum perusakan, masjid didatangi lurah dan camat setempat. Sang lurah meminta pembangunan masjid dihentikan dengan alasan ditolak warga.

Padahal, masjid tersebut telah mengantongi sertifikat dan izin mendirikan bangunan (IMB) sejak awal dibangun pada 2003.

Baca Juga  BPOM Tetapkan Satu Tersangka Kasus Obat Palsu Dan Kadarluarsa

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Ahmad mengatakan, perusakan Masjid Ahmadiyah tersebut tengah diproses oleh kepolisian setempat.

Kepolisian akan menindak para pelaku perusakan tersebut. (baca:

“Perlu ambil tindakan langkah hukum terhadap mereka yang melakukan kekerasan. Bahkan bisa ditersangkakan dalam konteks perusakan atau pengeroyokan,” ujar Boy. (kom)

Loading...

Terpopuler


To Top