Loading...
Metro

Pembelaan Teman Ahok Tentang Pencurian KTP

Dalam era teknologi, tentu bukan sulit untuk melacak aktivitas yang bisa tercatat dalam teknologi itu sendiri. Pengguna teknologi hanya perlu menelusuri data-data yang tersimpan




kabarin.co РJAKARTA,  Dalam era teknologi, tentu bukan sulit untuk melacak aktivitas yang bisa tercatat dalam teknologi itu sendiri. Pengguna teknologi hanya perlu menelusuri data-data yang tersimpan.

Begitu juga dengan “Teman Ahok”, yang menjawab tudingan melakukan aksi pencurian kartu tanda penduduk (KTP) sebagai syarat dukungan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk kembali menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

Sebagai relawan yang berbasis data, penting bagi “Teman Ahok” untuk memaksimalkan teknologi yang ada untuk mencatat aktivitas dari pengumpulan KTP. Sehingga, dalam kasus tudingan pencurian KTP pun bisa dijawab dengan mudah.

Seperti kasus tudingan oleh akun Twitter milik @antohendardji. Anto me-mention akun @TemanAhok dengan menyebut relawan itu mencuri KTP dirinya untuk dukungan kepada Ahok.

Anto mengaku menerima pesan singkat konfirmasi pengumpulan KTP. Padahal, dirinya tidak pernah merasa mengumpulkan KTP untuk Ahok. Saat dikonfirmasi, “Teman Ahok” mengakui pesan singkat itu dikirim oleh tim relawan.

Pengiriman pesan konfirmasi itu berdasar dari data formulir yang masuk dan diterima “Teman Ahok”. Dalam penelusuran “Teman Ahok”, terkuak soal fakta lain dari Anto. Anto, dalam data “Teman Ahok” tidak mendaftar sendiri.

Berdasar penelusuran, ada satu nama lagi, yakni Suwari Hentiono. Suwari sendiri disebut sebagai ibu dari Anto. Suwari jugalah yang mengisi dan mengembalikan.

“Kuat dugaan kami, Ny Suwarti yang mengumpulkan KTP Anto. Karena tanda tangan di KTP dan form dukungan Ny Suwarti sama persis seperti yang ada di form atas nama Anto,” kata Amalia.

Penelusuran oleh “Teman Ahok” dilakukan kurang dari 15 menit. Amalia mengakui kecanggihan sistem “Teman Ahok” dimaksimalkan untuk menjawab fitnah yang dianggap keji itu.

“Teman Ahok” pun tak takut jika pihak Anto ingin membawa ini ke ranah hukum. Sebab, Amalia mengaku aktivitas pengumpulan yang dilakukan di Pondok Indah Mal (PIM) 1 pada tanggal 27 Maret 2016 itu terekam CCTV mal.








loading...

“Teman Ahok” juga menyebut memiliki ahli forensik tulisan yang bisa membuktikan soal tanda tangan Anto.

“Untuk pencemaran nama baik TA, kami tak akan tuntut jika ini bisa selesai di sini. Kasihan Ibunda, mungkin beliau cuma mau dukung Ahok,” kata Amalia. (kom)

Bagaimana pendapat anda?

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...

Terpopuler

To Top