Loading...
Nasional

PDIP Dukung Silaturahmi Politik Jokowi, Demokrat: Jangan Nyindir, Temui SBY Juga Dong!

Jokowi menemui beberapa tokoh nasional seperti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo dan berbagai ormas-ormas penting di tanah air, termasuk perwakilan pimpinan pondok pesantren di Jawa Barat dan Banten pada Kamis (10/11) pekan yang lalu.

Jokowi dan SBY



kabarinco, JAKARTA-Jokowi menemui beberapa tokoh nasional seperti ketua Umum Partai Gerindra Prabowo dan berbagai ormas-ormas penting di tanah air, termasuk perwakilan pimpinan pondok pesantren di Jawa Barat dan Banten pada Kamis (10/11) pekan yang lalu.

Jokowi juga sudah bertemu dengan pihak Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, Jokowi telah bersafari ke pasukan TNI dan Brimob Polri.

Baca juga: Presiden Jokowi Kembali Bertemu dengan Prabowo di Istana Negara

PDI Perjuangan dukung silaturahmi politik Jokowi
Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mendukung Jokowi terus melanjutkan silaturahmi politik yang sudah dilakukannya. ”Ke depan, persatuan harus digelorakan terus. Para oportunis dan Sengkuni politik tak boleh diberi panggung,” kata Hendrawan.

Kini usai pertemuan dengan Prabowo, pertemuan Jokowi dengan tokoh-tokoh politik lain di negeri ini perlu digelar pula. Ini demi menjaga persatuan dan kesatuan. Hendrawan memandang perlu Presiden juga melakukan pertemuan dengan Soesilo Bambang Yoedhoyono.

Tujuannya jelas, untuk membangun ide-ide kebangsaan dan merealisasikanya dengan lebih baik. ”Pada saatnya perlu bertemu Pak SBY. Prakondisinya ada niatan baik untuk berkomitmen membangun ideal-ideal kebangsaan,” kata Hendrawan.

Partai Demokrat: silaturahmi sekaligus sindiran
Sementra itu mantan kader Partai Demokrat Tridianto yakin pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra dengan Presiden Joko Widodo bukan sekedar silaturahmi biasa.

“Menurut saya, pertemuan itu juga sekaligus sebagai ‘sindiran’ pada Pak SBY. Mungkin Pak Jokowi dan Pak Prabowo ingin mengatakan bahwa mereka berteman dekat. Sementara dengan yang satunya enggak, ” ujar Tridianto, Jumat (18/11).

Tridianto menengarai ada maksud politis tertentu di balik pertemuan kedua tokoh tersebut. Hal itu dikaitkannya pada pilgub DKI dan kasus yang menimpa calon Gubernur petahana Basuki Thahaja Purnama selain dari masalah-masalah kebangsaan.

“Saya meyakini pertemuan juga ada kaitannya dengan penyikapan-penyikapan Pak SBY terhadap Pak Jokowi selama ini,” kata teman dekat mantan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum ini.








loading...

Temui SBY juga dong
Sementara kader Partai Demokratyang lain mengatakan,”Pak SBY dan Pak Jokowi harus segera bertemu, kalau bisa lebih cepat lebih baik,” kata Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, Darmizal saat dihubungi wartawan, Kamis (17/11).

”Kita lihat bagaimana Pak SBY mendorong dan menyampaikan apabila terkait dengan hukum dan hukum harus dihormati. Pak Jokowi juga menyampaikan saya tidak intevensi dan sudah diproses secara hukum,” katanya.

Kemudian, kata dia, karena tujuannya sama yakni demi negara dan negara, alangkah baiknya jika dua negarawan yang memimpin dan sudah memimpin untuk sama-sama bertemu berdiskusi untuk mencari solusi terbaik dalam bangsa.

Selanjutnya ia mengatakan, bukan hanya seorang SBY dan Jokowi saja yang perlu duduk bareng dalam membahas permasalahan bangsa. Mantan Presiden Habibie dan Megawati juga perlu duduk bareng.

”Tidak lengkap jika hanya berdua, Pak Habibie dan Ibu Mega juga duduk bareng supaya tidak parsial dalam berpikirnya. Tapi bicara tentang bangsa dan negara kita. Lebih cepat lebih baik, supaya polarisai di masyarakat sirna,” ujarnya.

Dalam situasi seperti ini, dikatakan dia, lebih baik semua pihak segera menyalakan lilin daripada mengumpat dalam kegelapan. ”Kami yakin Pak SBY mengedepankan kepentingan bangsa. Presiden Jokowi juga mementingkan bangsa dan negara. jadi, tinggal menemukan titik temu saja,” papar Darmizal.

Sejauh ini tokoh politik nasional terkemuka yang ditemui oleh Jokowi memang baru Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Terlepas dari rivalitas mereka yang ketat semasa pilpres 2014, keduanya telah beberapa kali melakukan pertemuan, dua pertemuan terakhir dilakukan di kediaman Prabowo di Hambalang dan saat jamuan makan siang oleh presiden di Istana negara pada Jum’at kemarin (18/11/2016). (mfs)

Baca juga:

Anies Baswedan Puji Sikap Kenegarawanan Prabowo dan Jokowi

Prabowo Minta Ke Jokowi Hukum Tak Tumpul ke Atas Tajam ke Bawah

Bertemu Prabowo, Jokowi Diberi Masukan Soal Ekonomi dan Politik

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top