Loading...
Nasional

Otto Hasibuan Mundur Sebagai Pengacara Setya Novanto



kabarin.co – Jakarta, Penngaca kondang Otto Hasibuan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto. Hal ini dibenarkan oleh pengacara Setya Novanto lainnya, Fredrich Yunadi.

“Betul mengundurkan diri (jadi pengacara Setya Novanto),” kata Fredrich dikutip dari Liputan6.com di Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Otto Hasibuan Mundur Sebagai Pengacara Setya Novanto

Fredrich mengatakan, salah satu alasan mundurnya Otto Hasibuan karena tidak ada kecocokan dengan tim pengacara Setya Novanto lainnya.

Ya tim itu harus kerja sama, tim yang baru tidak bisa kerja sama,” ucap dia.

Namun, Fredrich menegaskan secara pribadi, dirinya cocok bekerja sama dengan Otto Hasibuan.

“Kalau sama saya 100 persen cocok. Ya mungkin dengan rekan yang lain (tidak cocok),” tandas Fredrick.

Sementara, Otto sendiri belum mau bicara terkait alasan mundurnya dari tim pengacara Setya Novanto. Otto mengaku akan menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai pengacara Setya Novanto ke KPK hari ini pukul 10.30 WIB.

“Pukul 10.30 WIB saya sampaikan di KPK,” ucap Otto dilansir dari Liputan6.com.

Beda Pendapat









loading...

Salah satu perbedaan pendapat antara Otto dan Fredrich dalam menanangi kasus tersangka e-KTP ini adalah soal pelimpahan berkas penyidikan kliennya ke jaksa penuntut umum (JPU).

Otto terlihat santai menanggapi rampungnya berkas penyidikan Ketua DPR RI itu. Ia mengaku siap menghadapi persidangan pokok perkara e-KTP di Pengadilan Tipikor.

Saya kira ini kan KPK berhak kalau mau melimpahkan. Memang nanti ada persoalan-persoalan hukum yang akan timbul, tapi itu kan nanti di pengadilan kan,” kata dia.

Bila KPK segera menyidangkan kasus Setya Novanto, praperadilan yang ia ajukan otomatis gugur. Terkait hal itu, Otto juga menanggapi santai. Ia menyatakan tak bisa menghentikan pelimpahan berkas penyidikan.

Ini kan baru dilimpahkan ke penuntutan, kan belum dilimpahkan ke pengadilan. Tergantung nanti kapan dilimpahkan ke pengadilannya, intinya itu,” kata dia.

Sementara Otto menanggapi santai, berbeda dengan kuasa hukum Novanto lainnya, Fredrich Yunadi. Ia masih belum bisa terima berkas kliennya dinyatakan lengkap dan akan segera disidangkan.

“Kita mau bicara pada penyidik, kenapa bisa dinyatakan lengkap, padahal ada saksi-saksi (meringankan) yang belum dinyatakan diperiksa. Itu adalah hak dari tersangka sebagaimana Pasal 65,” kata Fredrich yang datang beberapa menit setelah Otto tiba di Gedung KPK.

Menurut Fredrich, KPK tidak menghargai hak seseorang, termasuk para saksi dan ahli meringankan yang ditentukan oleh pihaknya. Sebab, masih ada beberapa saksi ahli yang belum diperiksa. KPK sudah menyatakan tak akan memanggil ulang saksi dan ahli tersebut.

Tak hanya itu, Fredrich merasa apa yang dilakukan KPK karena takut menghadapi praperadilan jilid dua. Seperti diketahui, pada praperadilan pertama KPK kalah oleh pihak Setya Novanto.

Ya karena mereka takut saja. Mereka kebakaran jenggot. Kenapa mereka ketakutan seperti itu, dari sini kan kita bisa lihat. Mereka lakukan segala cara, segala upaya untuk hindari praperadilan,” kata Fredrich.

Berbeda dengan Otto yang beranggapan praperadilan gugur jika sidang pokok perkara sudah dimulai di Pengadilan Tipikor, Fredrich justru memiliki anggapan lain. Menurut Fredrich, tak ada yang bisa menggugurkan sidang praperadilan.

Insyaallah. Doakan bisa menang (praperadilan). Ya kan karena orang bilang kalau sudah P21 (pelimpahan berkas, praperadilan) gugur. Yang ngomong siapa? Belajar hukum yang benar,” Fredrich mengakhiri. (epr/lip)

Baca Juga:

Otto Hasibuan Jadi Pengacara Baru Setya Novanto

Berkas Penyidikan Lengkap, Setya Novanto Segera Diadili

Pengacara: Setya Novanto Mundur dari Ketum Usai Pimpin Munaslub Golkar

Artikel menarik lainnya untuk anda

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top