Loading...
Internasional

Obama : Jika Donald Trump Menangi Pilpres AS, Akan Terjadi Kerusakan Abadi

www.salon.com



kabarin.co – Washington, Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali mengingatkan bahwa calon presiden dari partai Republik, Donald Trump tak layak menjadi presiden. Bahkan diingatkan, kerusakan abadi akan terjadi jika Trump memenangi pemilihan presiden (pilpres) AS pada November mendatang.

Hal tersebut disampaikan Obama dalam email penggalangan dana yang beredar di Florida pada Senin, 3 Oktober waktu setempat. Seperti diberitakan media Newsmax dan dilansir Press TV, Selasa (4/10/2016), Obama menyebutkan putaran pilpres kali ini lebih penting daripada saat pencalonan dirinya menjadi presiden.

“Memenangkan pemilihan presiden tahun ini lebih penting daripada saat tahun 2008 atau 2012,” demikian bunyi email Obama tersebut.

Dikatakan Obama, dirinya tidak meragukan kemampuan rival-rival capres Republik pada tahun 2008 dan 2012: Senator John McCain dan mantan Gubernur Massachusetts Mitt Romney, untuk menjadi presiden.

“Tahun ini berbeda. Donald Trump tidak layak menangani tuntutan kepresidenan. Terpilihnya dia hanya akan berarti empat tahun memutar mundur waktu atas semua kemajuan kita — itu juga bisa sangat berarti kerusakan abadi bagi negara yang kita cintai,” kata Obama dalam surat elektroniknya.

Obama pun menyerukan para pendukung capres partai Demokrat, Hillary Clinton untuk melakukan “semua yang kita mampu” untuk menghentikan upaya Trump.

Obama telah berulang kali mengkritik Trump dengan menyebutnya tidak layak menjadi presiden. Obama pun menyerukan para pemilih AS untuk berhati-hati memilih siapa yang akan menjadi pengganti dirinya. Obama pernah menyatakan, para pemimpin dunia telah menyampaikan kekhawatiran besar pada dirinya mengenai retorika Trump yang memecah-belah. (epr/det)

Baca Juga:

Inilah Perbedaan Gaya Kampanye Pilpres Amerika 2012 dan 2016

Menurut Timses Trump, Hillary Clinton Punya Keterkaitan dengan ISIS








loading...

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top