Loading...
KabarSport

Soal Pencabutan Sanksi Indonesia, FIFA Minta Konfirmasi Tertulis Dari Pemerintah

Salah satu meme yang menggelitik, sekaitan sanksi FIFA terhadap sepakbola Indonesia. Foto: kaskus

Kabarin.co – FIFA telah mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Indonesia melalui suratnya tertanggal 26 April 2016. Dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, itu, FIFA kembali menegaskan apa yang bisa membuat sanksi suspensi terhadap Indonesia dicabut.

Di awal paragraf surat yang ditandatangani acting sekretaris jenderal FIFA, Markus Kattner, itu FIFA menjelaskan telah melakukan pertemuan dengan ketua Komite Ad-hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar, dan ketua umum Komite Olimpiade Indonesia, Erick Thohir (perwakilan Pemerintah Indonesia), di markas FIFA, 26 April lalu.

Menurut FIFA, semua pihak yang hadir dalam pertemuan itu berkeinginan tulus agar dapat menyelesaikan suspensi PSSI, dalam waktu secepat mungkin. Dalam hal itu, FIFA mengingatkan suspensi yang mereka berikan terhadap PSSI, tak terlepas dari adanya surat keputusan (SK) bernomor 01307 yang dikeluarkan Menpora, Imam Nahrawi, pada April 2015.

Baca Juga  Fernanda Colombo, Hakim Garis Cantik dan Seksi dari Brasil

FIFA menjelaskan, hal itu melanggar artikel 13 dan 17 Statuta FIFA, yang menetapkan bahwa semua anggota asosiasi harus mengelola urusan mereka secara bebas dan tanpa gangguan dari pihak ketiga.

“Oleh karena itu, hanya dengan pencabutan SK tersebut akan memungkinkan kami untuk mengangkat suspensi PSSI,” tulis FIFA, seperti dilangsir goal.com Indonesia

FIFA pun mengetahui, SK tersebut telah digugurkan oleh Mahkamah Agung Indonesia di tingkat kasasi. “Berdasarkan perkembangan ini, kami dengan hormat akan meminta Pemerintah Indonesia untuk dapat membuat konfirmasi tertulis bahwa keputusan tersebut benar-benar telah dicabut dan tidak lagi diimplementasikan,” tegas FIFA.

Baca Juga  Persipura Jayapura Petik Tiga Angka di Kandang Mitra Kukar

Setelah menerima konfirmasi tersebut, FIFA baru akan merekomendasikan kepada badan FIFA yang berkaitan dengan persoalan ini untuk mempertimbangkan pencabutan suspensi terhadap PSSI.

Di samping itu, FIFA juga menyadari kemungkinan diinginkannya pemilihan pengurus baru PSSI melalui Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Namun, sekali lagi FIFA menegaskan KLB PSSI baru bisa digelar jika sesuai dengan Statuta PSSI maupun ketentuan AFC dan FIFA.

“Dalam hal ini, statuta PSSI memiliki tiga pilihan untuk dapat melakukan panggilan untuk pemilihan awal, yang diatur dalam pasal 40 (6) (tidak adanya presiden baik permanen atau sementara), pasal 34 (7) (kekosongan mayoritas posisi Executive Komite), dan dalam pasal 30 (2) (Kongres Luar Biasa atas permintaan dua per tiga dari delegasi (voters) PSSI). Dalam kasus pemilihan diselenggarakan sesuai dengan artikel dari statuta PSSI tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Preview Raksasa Italia Yang Menjamu Team Wakil Croatia

FIFA dan AFC juga akan membantu dalam membangun sebuah komite pemilihan independen yang akan mengorganisir dan mengawasi proses pemilihan tersebut. FIFA  berharap suspensi terhadap Indonesia bisa dicabut sebelum Kongres FIFA di Meksiko, 13 Mei nanti.(*)

Comments
Loading...

Terpopuler

To Top