Loading...
KabarSport

Nilmaizar: Kartu Merah Itu Memaksa Kami Merubah Strategi

Semen Padang harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak ekdua melawan Persela Lamongan, Sabtu sore. (foto: GTS)

Kabarin.co – Pelatih Semen Padang Nilmaizar, tidak menampik bahwa kartu merah yang diterima pemainnya Handi Ramdhan di menit ke-46 menjadi salah satu alasan timnya gagal menang melawan tuan rumah Persela Lamongan, Sabtu (8/10) di Stadion Gajayana Malang.

Usai laga, Nil menyatakan jika seluruh komponen timnya memang telah menunjukan keinginan untuk mengubah catatan rekor belum pernah mendapatkan kemenangan di laga tandang.

Tetapi keinginan itu terkadang sulit dipraktekkan karena ada banyak faktor dan kendala. “Kami datang ke sini dengan keinginan untuk menang, tetapi meskipun para pemain sudah bekerja keras ada hal yang terjadi tidak sesuai dengan kehendak kita..”katanya dalam jumpa pers usai laga yang berakhir 0-0 itu.

“Seperti misalnya ada kartu merah yang kami terima di laga ini. Kamipun akhirnya harus mengubah strategi dengan lebih menunggu, untuk kemudian melakukan serangan balik,”sambungnya, seperti dikutip goal indonesia.

Soal kartu merah yang diterima Handi, Nil mengaku tak berniat protes, karena itu adalah keputusan wasit. “Saya tidak protes karena itu adalah keputusan wasit, kami hanya fokus kepada diri kami sendiri dan mencoba tidak terpengaruh. Selebihnya, dapat satu poin juga tetap kami syukuri,”katanya.

Nil juga menyatakan jika rekor belum menang tandang timnya memang cukup mengusik dirinya sebagai pelatih. Tetapi sebagai tim dia tidak berdiam saja. Karena sudah ada perbaikan-perbaikan yang terus dilakukan.

“Tidak ada bedanya kami bermain di Padang atau tempat lain. Contoh kami hari ini menciptakan peluang emas termasuk yang kena tiang. Tetapi tidak masuk menjadi gol, ini saja yang membedakan antara di Padang dan tempat lain, karena kami belum menang,” tutupnya.(*)

Loading...

Terpopuler

To Top