Loading...
KabarUtama

Nico Siahaan Dipanggil KPK Terkait Kasus Bupati Cirebon




kabarin.co – Jakarta, Anggota Komisi I DPR, Nico Siahaan dijadwalkan menjalani pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini.

Politikus PDIP itu sedianya akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap jual-beli jabatan di Kabupaten Cirebon.

Nico Siahaan Dipanggil KPK Terkait Kasus Bupati Cirebon

“Yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka SUN (Sunjaya Purwadisastra),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (30/11/2018).

Belum diketahui apa kaitannya Nico Siahaan dengan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra dalam perkara ini. Diduga, mantan presenter tersebut mengetahui konstruksi perkara dugaan jual-beli jabatan di Kabupaten Cirebon.

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya praktik jual-beli jabatan di Pemkab Cirebon dan menjerat dua orang tersangka. Keduanya yakni Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon, Gatot Rachmanto (GAR).

Diduga, Sunjaya telah menerima uang suap dari Gatot lewat seorang ajudan sebesar ‎Rp100 juta terkait fee karena telah melantik Gatot sebagai Sekda Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon.

Sunjaya ‎sebagai Bupati juga diduga menerima pemberian lainnya secara tunai dari pejabat di lingkungan Cirebon sebesar Rp125 juta melalui ajudan dan sekretaris pribadi Bupati.

Modus yang diduga digunakan, yakni pemberian setoran kepada Bupati setelah beberapa pejabat dilantik. Nilai setoran yang dipatok Bupati Sun‎jaya mulai dari camat hingga pejabat eselon tiga.

Tak hanya pemberian tunai terkait mutasi jabatan, Sunjaya diduga juga menerima fee total senilai Rp6.425.000.000 yang tersimpan atas nama orang lain. Diduga fee tersebut gratifikasi dari sejumlah pengusaha di Cirebon. (epr/oke)

Baca Juga:








loading...

KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka Suap Jual Beli Jabatan

OTT di Cirebon, KPK Amankan 7 Orang Salah Satunya Bupati

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top