Loading...
KabarUtama

Nenek Sebatang Kara Tewas Terbakar, Diduga Karena Merokok di Kasur

wartakota.tribunnews

kabarin.co – Lumajang, Jenazah Endah, 74 tahun, ditemukan hangus  di atas kasur  yang terbakar Jumat subuh, 9 September 2016. Endah, yang tinggal sebatang kara di rumah berdinding bambu,  diduga tewas saat api melalap tempat tinggalnya di Dusun Gadingsari, Desa Karanglo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Menurut Kepala Kepolisian Sektor Kunir Ajun Komisaris Edi Santoso, ketika api berkobar di rumah Endah, puluhan masyarakat berhamburan ke sana. Mereka mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Baca Juga  Mantan Wapres Boediono Diperiksa KPK Terkait Kasus BLBI

Upaya itu sia-sia. Endah, yang terserang lumpuh, tak mampu ditolong. “Api begitu cepat menyebar, merambati seluruh bagian rumah,” kata Edi Santoso saat dihubungi Tempo.

Sekitar pukul 05.00 WIB, api baru bisa dipadamkan. Di dalam puing kebakaran petugas menemukan tubuh Endah yang nyaris menjadi arang. Hampir seluruh bagian tubuhnya hangus bersama tempat tidurnya.

Baca Juga  Porbbi Sumbar Serahkan Bantuan Kebencanaan,Donasi Datang dari Berbagai Daerah

Menurut Edi, sejak terserang lumpuh beberapa tahun lalu Endah hanya bisa tidur dengan ditemani  cucunya, Suhadak.  Rumah Suhadak bersebelahan dengan rumah Endah. “Dia yang merawat neneknya,” ujar Edi.

Edi belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Dugaan awal, api berasal dari rokok korban. Berdasarkan keterangan Suhadak, korban adalah perokok berat. “Korban melinting sendiri rokoknya,” kata Edi.

Baca Juga  Sebelum Di Temukan Tewas Di Septic Tank,Nia Kumpul Dengan Teman-temannya

Edi menduga ketika bangun tidur pada Jumat dini hari, korban menyalakan rokok di tempat tidur. Api rokok itu diperkirakan jatuh di kasur dari kapuk dan menyala. Edi memprediksi kerugian materi dalam peristiwa itu  Rp 10 juta.(tem)

Baca Juga:

Greenpeace Tagih Janji Jokowi, Karena Kebakaran Hutan Kembali Lagi

Anggota TNI Angkatan Darat Gugur saat Memadamkan Kebakaran Hutan di Riau

Loading...

Terpopuler

To Top