Loading...
Agama & Kepercayaan

Mulai Sekarang Pria Yang Tidak Shalat Jumat Akan Dipenjara



kabarin.co – Tidak lama lagi, para pria Muslim di Terengganu, Malaysia, yang berkemampuan menjalankan Sholat Jumat tapi tidak menunaikannya, bakal menghadapi hukuman denda maksimum 3.000 ringgit (sekitar Rp9 juta) atau penjara dua tahun.

Usul tersebut merupakan tindak lanjut amandemen Enakmen Kesalahan Jenayah (Takzir) Terengganu 2001 yang didukung secara bulat oleh para Anggota Dewan Undangan Negeri (DUN) yang menghadiri rapat dewan pada 25 November kemarin.

Selain itu, beberapa perubahan lain juga dibuat yaitu Pasal 19 (tidak menghormati Ramadan) dan Pasal 53 (mengganggu perempuan di tempat umum).

Sebelum ini, aturan tersebut hanya mengatur setiap mualaf yang tidak menunaikan Sholat Jumat di masjid tiga kali berturut-turut tanpa alasan yang jelas. Hukumannya bisa berupa denda hingga 1.000 ringgit (sekitar Rp3 juta) atau penjara hingga enam bulan atau kedua-duanya.

Bagi kesalahan tidak menghormati Ramadan termasuk menjual makanan dan minuman kepada orang Islam serta makan secara terbuka, hukumannya berupa denda tidak melebihi 2.000 ringgit (sekitar Rp 6 juta) atau penjara dua tahun atau kedua-duanya.

Sholat Jenazah Dibuat Lelucon, Astaga Lihat yang Terjadi…

Dream – Berhati-hatilah dalam membuat lelucon, apalagi sampai mengunggahnya ke sosial media. Apalagi jika lelucon yang dipakai adalah kegiatan yang berkaitan dengan ibadah agama.

Inilah yang tak dipikirkan lima orang pemuda di Malaysia. Mereka membuat lelucon tentang sholat jenazah di sebuah masjid. Entah apa maksudnya, mereka mengunggah video tersebut ke sosial media.

Sudah pasti orang yang melihatnya akan merasa jengkel. Dan perasaan kesal itulah yang melanda seorang pedagang di Pekan Jementah, Johor, Malaysia.

Dia sengaja datang ke sebuah kantor polisi untuk melaporkan sebuah klip video yang menghina dan mengolok-olok Islam.

Ada yang Marah

Sang pelapor, Mohd Nohor Kunchi Mohamed, mengatakan, dalam video berdurasi 36 detik itu, dia melihat lima pria sedang menunaikan sholat jenazah dengan di hadapan mereka ada seorang lagi pria berkain kafan yang berpura-pura menjadi jenazah.









loading...

” Saya menerima video itu sekitar pukul 05:45 petang melalui aplikasi WhatsApp. Saat itu saya sedang berada di sebuah kedai makan. Ketika melihat video tersebut, saya menjadi marah karena mereka secara terang-terangan mengejek Islam,” kata pria 48 tahun itu.

Ketika melihat video itu, Mohd Nohor merasa terhina karena dia sendiri adalah seorang Muslim. Apalagi perbuatan mereka itu dilakukan di dalam masjid yang merupakan tempat beribadah,” katanya kepada Sinar Harian.

Lelucon yang Tak Lucu

Kepada Sinar Harian, dia mengatakan, pada detik ke-24, salah seorang pria terlihat menggaruk kemaluannya. Kemudian diikuti oleh rekannya yang menggaruk lutut kirinya menggunakan kaki kanan.

Sementara seorang lagi teman mereka menggerak-gerakkan kepala seperti orang mengantuk.

Kemudian pada detik ke-32, ‘jenazah’ tersebut bangun dan mereka semua melarikan diri. Salah seorang dari mereka mengangkat kainnya sehingga menampakkan celana dalam.

Meski Iseng tapi….

” Meskipun video tersebut direkam sebagai iseng atau hiburan, saya melihatnya sebagai suatu hal yang menyentuh sensitivitas umat Islam dan saya meminta agar semua pihak menghentikan penyebaran video ini.

” Saya juga meminta Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM) agar menyelidiki oknum-oknum yang ada di dalam video tersebut dan memberikan hukuman yang setimpal,” katanya. (dre)

Baca juga :

“Titik Temu Kekuatan Islam, Nasionalis dan TNI adalah Kembali ke UUD 45”

Ilmu Geografi dan Ilmu Astronomi Dalam Peradaban Islam

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top