Loading...
Motor

Moto GP Takkan Mudah Meniru Sistem Formula 1

kabarin.co – MotoGP takkan mudah begitu saja meniru sistem Formula 1 soal pebalap cadangan untuk menggantikan pebalap yang cedera. Hal ini disampaikan Direktur Marketing dan Komunikasi Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo dan Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio kepada Autosport.

Seluruh tim F1 memiliki pebalap cadangan yang standby di setiap seri untuk menghadapi kemungkinan tersebut, namun sistem ini tak diterapkan di MotoGP, meski kejuaraan balap motor terakbar di dunia ini memiliki risiko cedera lebih tinggi ketimbang balap mobil.

Sepanjang musim F1 2016, hanya pebalap McLaren Honda, Fernando Alonso yang absen satu balapan, dan ia digantikan oleh pebalap cadangan Stoffel Vandoorne. Sementara di MotoGP, Dani Pedrosa, Andrea Iannone, Jack Miller, Bradley Smith, Danilo Petrucci, Loris Baz dan Stefan Bradl secara total 23 absen balapan.

Baca Juga  Yamaha Rilis Motor Off Road & On Road, Harga Rp59 Juta

Nicky Hayden kembali berseragam Repsol Honda saat menggantikan Dani Pedrosa di Australia (c) HRC

Test rider Ducati Corse, Michele Pirro adalah rider pengganti paling mencolok, menggantikan Petrucci, Baz dan Iannone. Meski begitu, pabrikan lain tak memiliki solusi cepat seperti itu. HRC pun meminta test rider Hiroshi Aoyama dan rider WorldSBK sekaligus juara MotoGP 2006, Nicky Hayden menggantikan Pedrosa, dengan Hayden juga sempat menggantikan Miller.Nicky Hayden kembali berseragam Repsol Honda saat menggantikan Dani Pedrosa di Australia (c) HRC

“Ducati punya kesempatan yang baik, sementara bagi Honda lebih sulit. Dulu, kami pernah meminta para pebalap muda menjadi test rider seperti sistem F1, namun mereka masih muda dan mereka hanya ingin balapan. Meminta rider Moto2 merangkap sebagai pebalap cadangan juga nyaris mustahil. Jadi situasi ini sangat sulit,” ujar Suppo.

Baca Juga  Honda ADV 150 Punya Kembaran, Harga Lebih Murah

Suppo didukung oleh Brivio, yang menegaskan Suzuki lebih mementingkan test rider ketimbang rider pengganti. Seperti Yamaha, pabrikan yang bermarkas di Hamamatsu, Jepang ini punya test rider yang berkompetisi di kejuaraan domestik Jepang, yang sekaligus bertugas menjalani berbagai uji coba MotoGP, salah satunya Takuya Tsuda.
Hector Barbera yang membela Avintia Racing, 'di-upgrade' menjadi rider tim pabrikan Ducati Corse usai Andrea Iannone absen di Jepang dan Australia. (c) Ducati

“Kami tak ngotot punya rider pengganti. Ini bukan spirit MotoGP, karena pebalap bagus hanya ingin balapan. Jadi sulit menggaet pebalap dan memintanya menunggu sampai ia jadi rider pengganti. Pabrikan Jepang punya test rider yang biasanya pebalap Jepang, dan mereka bisa bertukar informasi dengan engineer kami. Intensi kami adalah punya test rider yang baik, bukan rider pengganti. MotoGP berbeda dengan F1,” tegas Brivio.Hector Barbera yang membela Avintia Racing, ‘di-upgrade’ menjadi rider tim pabrikan Ducati Corse usai Andrea Iannone absen di Jepang dan Australia. (c) Ducati

 

Baca Juga  Kawasaki Resmi Luncurkan Ninja 250SL Terbaru, Harga Rp37,9 Juta

Terhitung ada tujuh pebalap yang berstatus sebagai pebalap pengganti di MotoGP musim ini, yakni Pirro (Superbike Italia), Hayden (WorldSBK), Aoyama (test rider HRC), Xavi Fores (WorldSBK), Alex Lowes (WorldSBK), Hector Barbera (Avintia Racing MotoGP) dan Mike Jones (Superbike Australia). (oto)

Baca Juga:

 

Pebalap Repsol Honda Percaya Diri Menghadapi MotoGP Tahun Depan

Jelang Moto GP, Ini Data dan Fakta Sirkuit Jerez yang Harus Kamu Ketahui

Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Jepang, Rossi Star Terdepan Disusul Marquez

 

Loading...

Terpopuler


To Top