Loading...
Nasional

Menpora Imam Nahrawi Mengaku Umrah Pakai Uang Kemenpora




kabarin.co –  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengakui dirinya dan rombongan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan ibadah umrah dengan menggunakan anggaran Kemenpora.

Informasi itu diungkap Imam saat bersaksi dalam sidang dugaan suap pencarian dana hibah Kemenpora ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dengan terdakwa Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Menpora Imam Nahrawi Mengaku Umrah Pakai Uang Kemenpora

“Apa umrah ada di anggaran Kemenpora?” tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK Budi Agung Nugroho di di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

“Tidak,” jawab Imam.

“Tapi berangkat pakai anggaran Kemenpora?” tanya jaksa Budi.

“Iya,” jawab Imam.

Keberangkatan Imam bersama rombongan Kemenpora dilakukan pada November 2018.

Pada akhir November 2018 saya diundang Federasi Paralayang Asia ke Jeddah dan oleh pemuda-pemuda di Jeddah bersama PCNU (Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama) saya diundang dan tentu siapapun muslim sampai ke Jeddah sekalian melaksanakan ibadah umrah,” ungkap Imam.

Imam mengaku keberangkatannya menggunakan anggaran sekretariat Kemenpora.

“Kalau saya menggunakan anggaran Sekretariat Kemenpora sedangkan untuk keberangkatan deputi menggunakan anggaran kedeputian masing-masing,” ungkap Imam.








loading...

Salah satu deputi yang ikut umrah juga adalah Deputi IV Mulyana yang menjadi tersangka dalam kasus yang sama.

“Semua deputi ada untuk umrah,” tambah Imam.

Keterangan Imam tersebut berbeda dengan penjelasan Ending, yang menyebutkan bahwa biaya umrah tersebut diminta ke KONI oleh asisten pribadi Menpora, Miftahul Ulum, sebanyak Rp 3 miliar.

Dalam kasus itu Ending didakwa menyuap Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana dengan satu unit mobil Fortuner, uang Rp 400 juta, dan satu unit ponsel Samsung Galaxy Note 9.

Ending juga didakwa menyuap Asisten Olahraga Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Adhi Purnomo dan Staf Deputi IV Olahraga Prestasi Kemenpora Eko Triyanta senilai Rp 215 juta.

Suap itu diberikan agar Kemenpora mencairkan dana hibah pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan program peningkatan prestasi Olahraga Nasional pada multievent Asian Games ke-18 dan Asian Para Games ke-3 pada 2018 senilai Rp30 miliar dan dana pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berprestasi tahun 2018 sejumlah Rp 17,971 miliar. (epr/scm)

Baca Juga:

KPK Bakal Seret Menpora Imam Nahrawi ke Persidangan

Dipersidangan, Nama Menpora Imam Nahrawi Disebut Terima Rp1,5 miliar dari Dana Hibah KONI

Penuhi Panggilan KPK, Menpora Imam Nahrawi Diperiksa Terkait Suap Dana Hibah KONI

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top