Loading...
Kesehatan

Menkes Umumkan 14 Rumah Sakit Pemakai Vaksin Palsu

Nila mengatakan bahwa sanksi bagi rumah sakit bersifat berjenjang, mulai dari teguran hingga mencabut izin operasi fasilitas pelayanan kesehatan. Tergantung pada tingkat kesalahannya.

menkes nila moeloek

kabarin.co, JAKARTA – Sebanyak 14 rumah sakit, 6 bidan dan 2 klinik terbukti menggunakan vaksin palsu berdasarkan temuan Bareskrim Mabes Polri. Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan akan memberi sanksi kepada fasilita-fasilitas itu.

“Kalau betul sudah ada tersangkanya dari Bareskrim, kita tentu akan lihat (tingkat) kesalahannya itu,” ucap Menkes Nila usai rapat di komisi IX gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/6/2016) malam.

Baca juga: DPR: Rumah Sakit Terlibat Vaksin Palsu Copot Direkturnya!

Nila mengatakan bahwa sanksi bagi rumah sakit bersifat berjenjang, mulai dari teguran hingga mencabut izin operasi fasilitas pelayanan kesehatan. Tergantung pada tingkat kesalahannya.

“Bisa ditutup parahnya, dan oknum tentu kena pidana di sini,” kata Nila.

Baca Juga  Jokowi Tunjuk Pejabat KPK Sebagai Kepala BNN

Untuk rumah sakit di luar temuan Bareskrim di atas, yaitu ada 4 rumah sakit lain temuan Badan POM yang juga gunakan vaksin palsu, Kemenkes sudah memberikan teguran.

Baca juga: Manajemen RS Hermina Bekasi Buka Suara soal Pembuat Vaksin Palsu

“Setelah terbukti adanya pelanggaran atau kelalaian fasilitas kesehatan, maka Kementerian Kesehatan dapat memberikan sanksi sampai dengan pencabutan izin operasional,” tegas Nila.

Berikut daftar 14 rumah sakit yang terbukti menggunakan vaksin palsu menurut temuan Bareskrim Mabes Polri:

1. RS DR Sander (Cikarang, Bekasi)
2. RS Bhakti Husada (Terminal Cikarang, Bekasi)
3. RS Sentral Medika (Cikarang, Bekasi)
4. RSIA Puspa Husada
5. RS Karya Medika (Tambun, Bekasi)
6. RS Kartika Husada (Bekasi)
7. RS Sayang Bunda (Bekasi)
8. RS Multazam (Bekasi)
9. RS Permata (Bekasi)
10. RSIA Gizar (Cikarang, Bekasi),
11. RS Harapan Bunda (Kramat Jati, Jakarta Timur)
12. RS Elisabeth (Bekasi)
13. RS Hosana (Lippo Cikarang, Bekasi)
14. RS Hosana (Jalan Pramuka, Bekasi).

Baca Juga  Pemerintah Kucurkan Dana Rp 147 Miliar Untuk Mobil Dinas Baru Menteri

Berikut 6 bidan dan 2 klinik yang juga menggunakan vaksin palsu temuan Bareskrim:

1. Bidan Lia (KP. Pelaukan Sukatani, Cikarang, Bekasi)
2. Bidan Lilik (Perum Graha Melati, Tambun, Bekasi)
3. Bidan Klinik Tabina (Perum Sukaraya Sukatani, Cikarang, Bekasi)
4. Bidan Iis (Perum Seroja, Bekasi)
5. Bidan M Elly Novita, (Ciracas, Jaktim)
6. Bidan Mega (Puri Cikarang Makmur Sukaresmi Cikarang, Bekasi)
7. Klinik Dafa DR Baginda (Cikarang, Bekasi)
8. Klinik dr Ade Kurniawan (Rawa Belong, Slipi, Jakbar)

Baca Juga  Artis Dangdut Senior Ikut Membantu Massa Aksi "Super Damai 212" 2 Desember 2016

Berikut 4 fasilitas kesehatan yang terbukti menggunakan vaksin palsu temuan dari Badan POM:

1. RSIA Mutiara Bunda (Jalan H Mencong, Ciledug)
2. RS Bhineka Bakti Husada (Jalan Cabe Raya No 17, Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel).
3. Klinik Tridaya Medica (Jalan Tridaya Inda I Blok A1 Tambun, Bekasi).
4. Apotek/klinik Rahiem Farma (Jalan Dermaga Raya 129 Klender Jakarta Timur). (det)

Loading...

Terpopuler

To Top