Loading...
Politik

Masinton: DPT Ganda Kubu Prabowo-Sandi Untuk Antisipasi Kalah Pilpres




kabarin.co – Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menyebut terdapat motif politik dalam temuan sebanyak 8 juta daftar pemilih tetap (DPT) ganda Pilpres 2019 versi kubu koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurutnya, temuan itu untuk membuat kisruh yang berujung legitimasi kemenangan kelak.

“Mungkin sudah antisipasi kalah, gak tahu juga ya namanya strategi,” kata Masinton dalam diskusi bersama Komunitas Pewarta Pemilu (KPP) di The Indonesian Institute (TII) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/9).

Masinton: DPT Ganda Kubu Prabowo-Sandi Untuk Antisipasi Kalah Pilpres

Masinton juga mencurigai angka temuan yang berubah cepat dalam hitungan hari dari 25 juta KTP ke 8 juta. Terlebih, perubahan bukan datang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) melainkan dari kubu Prabowo-Sandi.

Masinton yang juga Anggota Komisi III DPR ini lantas meminta agar kualitas KPU ditingkatkan baik dalam Pemilu nasional maupun kepala daerah. Selain itu, partai politik juga disebut berkepentingan menjaga netralitas KPU.

“Penyelenggara Pemilu gak boleh menjadi bagian dari yang mengkisruhkan Pemilu itu,” pungkas Masinton.

Peneliti TII Fadel Basrianto mengatakan KPU harus membuat terobosan dalam memvalidasi pemilih. Menurut dia, selama ini mekanisme validasi data dari KPU tidak pernah ada kemajuan. Walaupun persoalan DPT merupakan masalah yang selalu saja muncul, tapi setidaknya KPU tidak harus melakukan rekapitulasi perbaikan lagi.

“Pengawasan terhadap validasi data harus dilakukan terus menerus sebagaimana bertambahnya jumlah pemilih. Validasi data itu tidak hanya di pusat tapi hingga RT dan RW hingga pelosok dan pegunungan,” kata Fadel. (arn)

Baca Juga:

PDIP Copot Masinton Pasaribu dari Pimpinan Pansus KPK

Masinton: Strategi Selama Kampanye Pilkada DKI, Ahok Harus Rubah Karakter Jadi Kalem








loading...

Datang Bawa Koper, Politisi PDIP Ini Tantang KPK Tangkap Dirinya

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top