Loading...
KabarUtama

Mantan Ketua Komnas HAM Usulkan Hapus Pidana Hukuman Mati Dari Rancangan KUHP

Cp: www.aktual.com

kabarin.co – JAKARTA, Mantan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ifdhal Kasim mengusulkan dihapusnya hukuman mati dalam rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Ifdhal mengatakan Indonesia sebagai negara yang dilandasi filosofi kuat dalam menghormati kehidupan, hukuman mati seharusnya tidak diterapkan di Indonesia.

“Sebagai negara yang dilandasi filosofi yang sangat kuat untuk menghormati kehidupan, maka hukuman mati tidak ada justifikasi legalnya,” kata Ifdhal usai diskusi Hukuman Mati VS Fair Trial di Indonesia di Plaza indonesia, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Baca Juga  Ratusan Mahasiswa Aksi, Pemprov Sumbar Dinilai Gagal Perjuangkan Guru Honorer

Menurut Ifdhal, sila kedua pada Pancasila jelas mendasari penolakan terhadap adanya hukuman mati terhadap para terpidana.

“Sila kedua tidak membenarkan adanya hukuman mati. Negara punya kewajiban untuk melindungi hak warga negara, utamanya hak untuk hidup,” ujar Ifdhal.

Selain itu, tidak adanya kepastian dalam sistem peradilan yang adil (fair trial) di Indonesia menjadi faktor yang dapat memperkuat dihilangkannya hukuman mati.

Baca Juga  Tawuran Antar Mahasiswa USU Medan Menyebabkan 10 Orang Terluka

Menurut Ifdhal, sistem peradilan di Indonesia saat ini seringkali memberikan status hukuman paling tinggi terhadap terpidana. Atas dasar itu, ia pun menyarankan agar hukuman mati tidak lagi dicantumkan KUHP.

“Sangat riskan bagi kita menerapkan hukuman mati. Maka dalam revisi KUHP, hukuman mati tidak perlu dicantumkan lagi,” tandas Ifdhal.(kom)

Baca Juga:

Pemerintah Saat ini Merancang Undang – Undang untuk Penyelenggaraan Pemilu

Baca Juga  Polisi Temukan Pemuda tewas Karna Menengguk Minuman Keras

PKS Menolak Pengesahan Rancangan Undang-undang Tax Amnesty

Adian Napitupulu, Buang Waktu Menghadiri Undangan Teman Ahok

Loading...

Terpopuler

To Top