Loading...
KabarUtama

Lima Partai di DPR Dikabarkan Setuju dengan Keberadaan LGBT, Ada Oknum yang Berupaya Melegalkan?

foto: ilustrasi


kabarin.co – Kabar mengejutkan datang dari gedung parlemen DPR RI. Lima partai dikabarkan setuju dengan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) dan Pernikahan Semasa Jenis.

Informasi yang beredar saat ini tengah dibahas Rancangan Undang-Undang (RUU) LGBT oleh DPR. Kabar mengejutkan itu disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Ia menegaskan jika baru lima partai politik (parpol) yang dengan tegas menolak keberadaan LGBT. “PAN menyatakan ada 4 partai yang menolak (LGBT) plus PAN. Yang lima lagi belum ngomong,” ujar Zulkifli saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (20/1).

Namun demikian Zulkfli belum mau mengungkapkan siapa empat parpol selain PAN yang menolak LGBT. Menurut dia saat ini DPR masih menggodok pasal LGBT dalam RUU KUHP.

PAN, kata Zulkifli tetap akan proaktif meminta penindakan tegas bagi yang melakukan praktik LGBT secara terang-terangan.

“Kalau terang-terangan seperti pesta gay harus dihukum. Perempuan sama laki-laki saja dihukum, apalagi sesama laki-laki. Tapi kalau tak lakukan seperti pesta, itu mesti diobati,” pungkas Ketua MPR RI itu.

Sebelumnya, saat sosialisasi 4 pilar di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Zulkifli mengakui ada lima parpol di DPR yang mendukung perbuatan LGBT dan nikah sejenis.

Sayangnya, Zulkifli enggan menyebutkan nama-nama partai politik yang fraksinya mendukung praktek LGBT tersebut.

Saat ini dikatakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini generasi muda terancam adanya prilaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Untuk itu peran orang tua harus membentengi anak mereka dalam penyimpangan seksual tersebut.

“Sekarang ini ada gerakan untuk melegalisasi seks menyimpang seperti LGBT,” katanya, seperti diwartakan pojoksatu.id.









loading...

Untuk itu peran orang tua sangat dibutuhkan dalam memberikan pendidikan. Jangan sampai mereka terkontaminasi dengan pergaulan-pergaulan bebas. Oleh sebab itu memberikan pendidikan di rumah merupakan faktor penting. “Kalau rumah kacau pasti anak-anak lebih kacau,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, anak-anak harus mendapatkan pendidikan yang baik. Di sekolah sudah diberikan pendidikan, namun orang tua di rumah juga memberikannya juga. Jangan sampai peran serta orang tua tidak ada dalam memberikan pendidikan.

“Ibu juga harus memastikan anak-anaknya memperoleh pendidikan formal yang baik,” pungkasnya.(*/pjs)

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top