Loading...
Politik

Lakukan Politik Uang di Jatinegara, Acta Laporkan Timses Ahok ke Bawaslu DKI




kabarin.co – Tim Advocat Cinta Tanah Air (ACTA) dan Relawan Rumah Djoeang menyambangi Bawaslu DKI Jakarta di Jalan Danau Agung, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (11/3).

Mereka melaporkan adanya dugaan praktik politik uang, yaitu pembagian sembako dan bahan bacaan yang menguntungkan salah satu calon gubernur yang terjadi di Kebon Pala, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kemarin Jumat (10/3).

Wakil Ketua ACTA, Ahmad Leksono menuturkan, pihak yang diduga melakukan pembagian sembako dan bahan bacaan tersebut adalah sekelompok orang berpakaian motif kotak-kotak.

“TRC ACTA yang langsung meluncur ke TKP sekitar pukul 20.00 WIB mendapat informasi dari masyarakat setempat jika salah seorang artis yang cukup terkenal nampak berada diantara orang-orang yang membagi-bagikan sembako tersebut,” kata Ahmad, seperti diberitakan RMOLJakarta.com.

Ahmad menjelaskan, peristiwa pembagian sembako dan bahan bacaan tersebut sempat menimbulkan kericuhan pasalnya disertai dengan permintaan untuk mencopot spanduk yang dipasang oleh warga.

TRC ACTA bertahan di TKP sampai sekitar pukul 23.00 WIB untuk menenangkan warga demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Kebon Pala yang menunjukkan respon yang tepat terhadap dugaan praktek politik uang yakni dengan mendokumentasikan, menghentikan dan membuat laporan kepada pihak terkait termasuk TRC ACTA,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, tidak ada kekerasan dan pelanggaran hukum yang dilakukan kepada para terduga pelaku, tapi nama-nama mereka sudah dicatat semua.

Bukti-bukti yang dihadirkan hari ini adalah sejumlah paket sembako, bahan bacaan dan foto para terduga pelaku politik uang. Tak hanya itu TRC ACTA juga menghadirkan warga yang melihat langsung kejadian tapi demi alasan keamanan, warga tersebut dirahasiakan identitasnya.

Kami meminta agar Bawaslu DKI Jakarta berani mengusut dugaan praktek politik uang ini. Kalaupun pihak yang melakukan pembagian sembako dan bahan bacaan bukan tim kampanye resmi, tetap bisa dijerat dengan pidana politik uang berdasarkan Pasal 73 ayat (3) UU Nomor 10 Tahun 2016,” tandasnya.








loading...

Adapun isi pasal 73 ayat (3) UU nomor 10 tahun 2016 itu secara garis besar berbunyi : “Selain Calon atau Pasangan Calon, anggota Partai Politik, tim kampanye, dan relawan, atau pihak lain juga dilarang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk: mempengaruhi untuk memilih calon tertentu atau tidak memilih”. (epr/jpnn)

Baca Juga:

Hadiri Acara Internal Ahok-Djarot, ACTA Laporkan KPU dan Bawaslu DKI ke DKPP

Wakil Ketua ACTA Menuntut Basuki Tjahaja Purnama Sebesar Rp. 470 M

Digugat ke PTUN Soal Status Ahok, Ini Tanggapan Mendagri

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top